Power Supply : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya

Power Supply : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya –¬†Power Supply komputer atau Power Supply Unit (PSU) adalah salah satu bagian dari komputer yang memegang peran penting yaitu untuk memasok listrik ke seluruh perangkat yang dimiliki oleh komputer.

Power supply komputer biasanya melekat pada casing komputer dan berbentuk persegi. Fungsi perangkat keras komputer ini adalah mengubah arus AC menjadi arus DC (yang merupakan arus searah) yang akan mampu menyediakan daya untuk perangkat keras komputer seperti hard Dics, motherboard, ruang CD, floppy dics, dan perangkat keras lainnya.

Cara Kerja Power Supply

Cara kerja power supply adalah dengan mengubah standar daya 120 V ke dalam bentuk arus listrik yang diperlukan oleh perangkat komputer, seperti papan induk dan disk drive yang biasanya membutuhkan setidaknya 5V daya, serta kipas pendingin yang membutuhkan daya 12 V .

Jenis – Jenis Power Supply Komputer

Pengertian power supply
Pengertian power supply

Ada 2 jenis power supply yang sudah diketahui saat ini, dimana kedua jenis power supply memiliki perbedaan yang cukup besar. Jenis utama power supply adalah:

Power Supply AT

Power supply ini adalah jenis power supply yang digunakan pada generasi pertama jenis komputer, seperti komputer Pentium II dan Pentium III. Power supply pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997, dan sekarang penggunaan power supply jenis ini hampir tidak lagi digunakan dalam perangkat komputer. Produsen komputer beralih dengan menggunakan power supply yang lebih efisien dan lebih kompleks.

Power Supply AT memiliki 8 terminal output yang terhubung ke perangkat motherboard komputer. Tombol ON dan OFF pada jenis power supply ini terhubung langsung ke komputer chasing, jadi pada saat mematikan komputer harus dilakukan secara manual, dengan menekan tombol power.

Baca Juga:  Pengertian Router dan Fungsinya

Power Supply ATX

Ini adalah jenis power supply generasi terbaru yang memiliki desain yang lebih kompleks, serta power supply yang lebih efisien. Selain itu, operasi dapat dikontrol melalui perangkat lunak (perangkat lunak) yang ada di komputer. Misalnya, penggunaan mode tidur, mode siaga, atau ketika Anda ingin mematikan komputer.

Generasi komputer yang menggunakan jenis power supply ini adalah Pentium III hingga sekarang. Tidak seperti power supply AT, ATX Power Supply memiliki sekitar 20 hingga 24 terminal output yang terhubung ke perangkat motherboard komputer.

Bagian Dan Fungsi Power Supply

Seperti yang telah kita ketahui bahwa Power supply adalah komponen yang berfungsi sebagai sumber daya untuk semua perangkat keras (Hardware) yang ada pada komputer, yaitu dengan mengubah arus AC menjadi arus listrik DC. Power supply komputer terdiri dari beberapa konektor yang berfungsi sebagai output power supply. Masing-masing konektor ini memiliki fungsi dan peran masing-masing yang terkait dengan perangkat komputer yang akan diberdayakan, seperti:

1, Konektor 20/24 pin ATX Motherboard
Ini adalah konektor yang terhubung langsung ke motherboard komputer, dan fungsinya adalah untuk menyediakan daya ke perangkat.

2. Konektor 4/8 pin 12 V
Ini adalah komponen power supply pada komputer yang berfungsi untuk memasok daya pada prosesor. Komponen ini biasanya hadir di komputer Pentium IV serta komputer server.

3. 6 Pin Kabel Daya AUX
Sementara konektor yang satu ini berfungsi sebagai pengisi daya pada jenis PCIe VGA Card ketika komponen bekerja membutuhkan lebih banyak daya.

4. Konektor 4 PIN Periferal
Ini adalah konektor yang memiliki fungsi untuk menyediakan pasokan listrik untuk beberapa komponen komputer penting, seperti hard disk, Chan Fan, Ruang CD, dan komponen lainnya.

Baca Juga:  3 Cara Untuk Membedakan RAM DDR 1, DDR 2, DDR 3

5. Kabel Power Floppy Disc
Walaupun memiliki ukuran yang sangat kecil, tetapi komponen ini merupakan bagian dari power supply yang ditugaskan untuk memberikan daya pada floppy disk.

6. Kabel Daya SATA
Power supply untuk berbagai komponen yang memiliki port SATA seperti SATA CD Room atau SATA Hard Disc yang dilakukan oleh komponen komponen catu daya ini.

Selain sebagai power supply, fungsi lain dari power supply adalah menstabilkan aliran arus listrik yang ada di komputer. Dimana sebagai agen yang bertindak sebagai stabilizer, power supply memiliki peran penting seperti melindungi perangkat power supply dari tegangan yang berlebihan dan melindungi perangkat dari arus listrik yang terlalu tinggi.

Demikianlah artikel tentang pengertian power supply, fungsi power supply, jenis power supply, cara kerja power supply. Semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *