13 Perangkat Keras Jaringan Komputer beserta Fungsinya

13 Perangkat Keras Jaringan Komputer beserta Fungsinya – Secara harfiah, jaringan komputer merupakan kumpulan dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain. Komputer yang saling terhubung disebabkan oleh kabel atau kabel yang tidak tersambung, sehingga komputer bisa membentuk jaringan. Dengan jaringan komputer ini, maka setiap komputer bisa bertukar informasi, baik dari server, maupun antar client.

Saat ini, penggunaan jaringan komputer tentu saja sangat luas dan juga biasa digunakan, apalagi dengan perkembangan fitur internet yang bisa kita akses dengan mudah, sehingga hal ini bisa mengakibatkan kebutuhan semakn jaringan komputer besar. Agar lebih jelas, Anda bisa mencoba melihat seperti apa jaringan komputer.

Untuk membangun jaringan komputer tentu saja masih banyak hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah faktor hardware. Perangkat keras atau perangkat keras merupakan elemen yang sangat vital dalam pembentukan jaringan komputer.

Jika kekurangan satu elemen perangkat keras, maka tentunya jaringan tidak akan bisa berjalan dengan sempurnya. Berikut adalah beberapa perangkat keras yang bisa digunakan pada jaringan komputer:

 

13 Perangkat Keras Jaringan Komputer beserta Fungsinya

1. Komputer Server

Komputer Server
Komputer Server

Perangkat keras komputer pertama yang merupakan perangkat penting dalam jaringan komputer adalah memutuskan. Ya, server adalah salah satu perangkat yang sangat penting, karena server merupakan pusat jaringan komputer. Semua data penting yang akan disebarkan melalui jaringan internet semuanya berada pada server hitung. Komputer server ini akan terhubung ke komputer klien, yang bisa mengakses data dari server.

Fungsi utama server
Fungsi utama server adalah sebagai database informasi yang akan dikirim dan juga disebarluaskan oleh jaringan. Semua data akan ditransmisikan melalui sistem jaringan sehingga nantinya bisa sampai ke komputer client. Kecanggihan fungsi CPU pada komputer server sangat penting dalam menunjang kehandalan jaringan agar tidak terjadi komputer yang sering hang.

Spesifikasi spesifik dari komputer server
Dengan tugas yang harus bisa memberikan data untuk klien yang terhubung ke jaringan, komputer server harus bisa beroperasi secara penuh, yaitu 24 jam sehari. Oleh karena itu, biasanya komputer server memiliki spesifikasi yang tidak ada di komputer biasa pada umumnya, seperti catu daya yang lebih baik, harddisk yang memiliki kapasitas besar, prosesor yang jauh lebih cepat dan tidak mudah panas, kapasitas RAM yang besar, seperti Begitu juga berbagai spesifikasi spesial lainnya.

Kebutuhan dan penanganan komputer server
Selain itu, ada komputer server yang bagus diletakkan di ruangan dengan sistem pendingin ruangan yang tetap berjalan, sehingga hal ini dapat mengurangi kenaikan suhu panas pada komputer server.

2. Pengguna komputer atau klien
Perangkat keras dalam jaringan komputer kedua adalah komputer klien atau pengguna, sering juga dikenal sebagai terminologi terminal atau workstation. Secara umum komputer client ini merupakan komputer umum yang digunakan untuk memperoleh data dari server.

Seperti rantai makanan dalam ekologi, komputer server adalah tanaman pangan, sedangkan komputer klien adalah hewan yang memakan buah tanaman. Artinya, komputer klien ditugaskan untuk menarik data pada komputer server.

Baca Juga:  Fungsi LAN Card Pada Jaringan Komputer

Peran pengguna komputer atau klien
Spesifikasi komputer atau pengguna klien
Komputer client yang sudah terhubung ke jaringan, akan bisa memperoleh informasi dan juga akses ke komputer server. Komputer client ini dioperasikan secara manual oleh pengguna, yaitu manusia untuk berbagai kebutuhan, seperti mencari data, bermain game online, atau keperluan lainnya.

3. Hub

Pengertian hub
Pengertian hub

Fungsi utama hub adalah membagi jaringan dari satu server ke komputer client dalam satu jaringan, terutama alias jaringan LAN lokal. Secara teoritis, hub itu sendiri adalah perangkat keras atau perangkat keras yang merupakan titik koneksi sentral pada jaringan, yang berfungsi untuk menerima sinyal dari server atau host dan kemudian mentransmisikannya ke klien yang akan membentuk jaringan.

Dengan titik koneksi pusat ini, hub dapat mentransmisikan data dari server ke lebih dari satu client yang terhubung dalam satu jaringan LAN. Jika Anda hanya ingin membagi jaringan lokal menjadi beberapa komputer, maka hub adalah salah satu perangkat keras yang tepat.

Fungsi hub

  • Membuat jaringan lokal beberapa komputer
  • Mengirimkan jaringan terutama LAN
  • Penguat sinyal jaringan
  • Mempengaruhi proses konektivitas antar jaringan

Kelemahan dari hub

Jika hub rusak, maka seluruh jaringan komputer akan gagal
Tidak dapat mengatur kecepatan atau jumlah paket data yang dikirimkan ke komputer klien

4. Switch
Switch memiliki fungsi yang sama dengan hub, yang dapat membantu memecah jaringan lokal. Dari satu komputer server atau host, Anda dapat menggunakan switch untuk menghubungkan lebih dari satu komputer klien ke LAN atau jaringan lokal.

Perbedaan Hub Dengan Switch
Yang membedakan fungsi hub dengan switch adalah kemampuannya. Switch memiliki kemampuan yang lebih cerdas daripada hub, karena switch mampu membatasi dan juga mengatur jumlah paket data yang dikirimkan ke komputer klien yang terhubung dalam jaringan. Dengan demikian, dengan menggunakan swictch, pengaturan data antar klien bisa dibedakan.

Fungsi utama Switch

  • Menerima sinyal serta data dari komputer atau server
  • Mengirim data dari server atau host ke jaringan dan client
  • Memperkuat sinyal yang ditransmisikan dari server atau host ke client
  • Dapat mengatur dan juga membatasi jumlah paket data yang dikirimkan ke client.
  • Sebagai central connection point
  • Bisa berfungsi sebagai repeater
  • Sebagai pemisah atau pemisah antara komputer dalam jaringan.

5. Bridge
Bridge memiliki fungsi utama untuk menjembatani jaringan. Tujuan menjembatani jaringan adalah bahwa Bridge dapat menggabungkan lebih dari satu jaringan lokal ke jaringan lokal yang lebih besar, atau sebaliknya, memecah jaringan LAN yang besar menjadi jaringan lokal yang lebih kecil. Selain itu, Bridge juga bisa menjadi antarmuka antara dua atau lebih jaringan lokal dengan topologi jaringan yang berbeda.

Fungsi Bridge akan terasa saat berada di lingkungan agensi besar, yang terdiri dari beberapa ruang kantor atau divisi yang berada jauh dari bangunan. Semua komputer antar komputer akan dapat tetap terhubung ke satu jaringan LAN utama dengan menggunakan Bridge.

Baca Juga:  Manfaat LAN Card (Kartu Jaringan) Bagi Pengguna

Fungsi Bridge dan Keunggulan

  • Pecah jaringan LAN yang besar, ke jaringan kecil untuk bangunan atau ruangan tertentu
  • Hemat biaya operasional, hanya membutuhkan satu server untuk banyak bangunan dalam berbagai macam.
  • Bisa digunakan untuk memecah jaringan LAN ke luar pulau
  • Menjaga keamanan data dari sebuah organisasi
  • Sederhanakan proses monitoring pada jaringan yang lebih kecil

6. Router
Perangkat keras jaringan komputer berikutnya adalah router. Router itu sendiri secara teknis memiliki fungsi untuk melakukan tuning, atau menyalurkan koneksi internet melalui protokol TCP IP ke komputer klien.

Secara khusus, fungsi router bisa seperti access point, yang bisa meneruskan koneksi internet dari broadband atau provider ke lokasi komputer klien. Namun, pada dasarnya fungsi router jauh lebih banyak dari itu, karena router digunakan untuk menyediakan rute atau jalur khusus untuk paket data yang ditransmisikan.

Penggunaan dan implementasi dari router
Contoh router biasanya di kantor atau kampus, dimana router akan menerima sinyal paket data, dan kemudian router akan melakukan proses perutean paket data ke lokasi – lokasi yang telah ditentukan sebelumnya oleh operator router.

Router sangat cocok digunakan di satu atau lebih gedung perkantoran, kampus, atau mal untuk mengirimkan paket data ke Acess Point. Dalam hal ini, router memang memiliki beberapa peran yang tumpang tindih dengan access point di jaringan komputer.

7. Access Point
Jika Anda tahu bahwa router memiliki fungsi yang sama dengan access point, lalu apa keuntungan dari access point? Acess Point memiliki kelebihan, harganya lebih murah dari pada router, dan aplikasinya jauh lebih sederhana.

Acess Point hanya digunakan untuk mentransmisikan sinyal nirkabel yang diterima dari router atau broadband untuk membuat jaringan WLAN atau jaringan area nirkabel. Fungsi ini jauh lebih sederhana bila dibandingkan dengan router, yang memiliki fungsi yang sangat kompleks dan banyak.

Keunggulan Access Point

  • Harganya lebih murah
  • Pengobatan lebih mudah
  • Bisa terhubung langsung dengan router atau broadband
  • Sudah mendukung penggunaan wireless (yang saat ini Acess Point jga sering kita kenal dengan istilah hotspot)
    Bisa dipakai di ruangan kecil hingga sedang

8. Kabel
Ketika berbicara tentang jaringan, pasti kita harus memiliki kabel. Ya, kabelnya berfungsi untuk membawa paket data dari server ke client, tentunya dalam jaringan yang bukan merupakan jaringan wireless.

Biasanya, kabel yang digunakan adalah jenis kabel UTP atau Unshielded Twisted Pair, Coaxial, dan juga kabel Fiber Optic. Tentu penggunaan kabel di jaringan komputer sangat efisien, terutama bila Anda ingin membangun jaringan lokal, karena biayanya lebih murah dibandingkan dengan perangkat nirkabel.

Baca Juga:  Fungsi Utama Router Pada Jaringan Komputer

Kurangnya penggunaan kabel

Instalasi yang cenderung rumit, karena harus mempertimbangkan lokasi penempatan kabel yang aman
Butuh kabel dalam jumlah banyak

9. NIC atau Ethernet Card
NIC adalah singkatan dari Network Interface Card, yang merupakan kartu – juga dikenal sebagai kartu ethernet – yang memainkan peran penting dalam jaringan komposer. Kartu Ethernet adalah kartu jaringan yang disematkan di komputer, yang akan membuat komputer mampu terhubung ke jaringan LAN.

Fungsi kartu ethernet
Dengan kartu ethernet ini, maka setiap komputer bisa saling terhubung dalam jaringan dengan menggunakan koneksi kabel. Namun, mungkin kartu ethernet sekarang digunakan, meskipun merupakan salah satu protokol standar dalam sistem komputer. Ini juga bukan karena penemuan teknologi nirkabel yang lebih praktis dan juga mudah diterapkan. Untuk lebih jelasnya tentang ethernet, Anda bisa membaca manfaat kartu LAN dan juga fungsi LAN Card.

10. Modem
Perangkat keras komputer berikutnya yang penting dalam jaringan komputer adalah modem. Modem adalah perpanjangan dari modulator dan demodulator. Secara harfiah itu berarti modem adalah bentuk komunikasi dua arah dimana modem dapat memproses perubahan data sinyal digital menjadi analog, dan kemudian dapat mengubah sinyal kembali menjadi digital tersbut untuk digunakan di komputer.

Penggunaan modem saat ini
Saat ini perkembangan modem jauh lebih cepat, pertama, modem digunakan untuk menggunakan koneksi Dial-up yang dikenal dengan ADSL Modem. Saat ini, modemnya berbentuk USB, jadi mudah digunakan. Selain itu, ada juga modem yang memiliki fungsi yang dikombinasikan dengan router, sehingga semua fungsi modem, router dan juga access point hanya ada satu alat.

11. Konektor
Konektor adalah perangkat yang terpasang pada setiap ujung kabel jaringan untuk menghubungkan adaptor jaringan dengan kabel. Berbagai jenis konektor jaringan harus disesuaikan dengan jenis dan jenis kabel jaringan yang digunakan.

Konektor RJ-45 digunakan untuk Kabel UTP
Konektor BNC / T digunakan untuk Kabel Coaxial
Konektor ST digunakan untuk Kabel Serat Optik

12. Repeater
Repeater adalah perangkat keras jaringan komputer untuk memperkuat sinyal jika digunakan pada jarak yang sangat jauh. Dengan pengulang ini jaringan tidak dapat dijangkau dengan jarak yang cukup jauh dalam lan, namun dapat dikembangkan dan ditarik agak jauh dan mendapat cukup sinyal.

Ini adalah beberapa perangkat keraskomputer  yang paling umum digunakan untuk keuntungan jaringan komputer. Meski memiliki banyak perangkat keras, namun untuk keperluan pribadi, seperti di rumah, Anda hanya memerlukan dua perangkat, PC dan juga Acess Point untuk membuat jaringan WLAN di rumah Anda. Kedua perangkat keras tersebut cukup untuk membangun jaringan WLAN di rumah Anda, jadi Anda tidak perlu bergumul dengan banyak kabel dan juga banyak perangkat keras.

Begitulah artikel tentang perangkat keras pada jaringan komputer. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan anda dan juga bermanfaat bagi anda semua.

5 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *