Pengertian Sistem Ekonomi Tradisional

Januari 23, 2018 | Penulis: | Posted in Ekonomi

Pengertian Sistem Ekonomi Tradisional – Sistem Ekonomi Tradisional adalah sistem ekonomi dimana kegiatan ekonomi dilakukan dengan tujuan memenuhi kebutuhan hidup dengan menggunakan kebiasaan atau tradisi generasi yang diturunkan sebelumnya. Sistem ekonomi tradisional sangat sederhana karena hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja.

Sedangkan metode yang digunakan adalah metode barter yang telah diturunkan dari generasi ke generasi dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan masyarakat. Dalam sistem ekonomi tradisional, masyarakat bertindak baik sebagai produsen maupun konsumen, karena untuk mendapatkan barang yang baik mereka harus menghasilkan barang lain untuk ditukar. Peran pemerintah dalam sistem ekonomi tradisional hanya untuk menjaga ketertiban umum dan tidak terlibat langsung dalam kegiatan ekonomi yang berlangsung.

 

Sejarah Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional mungkin telah muncul sejak manusia ada, namun pada awalnya setiap orang hanya mengkonsumsi barang yang dia hasilkan sendiri, agar tidak terlibat dengan individu atau kelompok lain dan belum mengenal sistem barter.

Pengertian sistem ekonomi tradisional

Pengertian sistem ekonomi tradisional

Mungkin karena alasan dan hasil pemikirannya dan kebutuhan yang terus meningkat seiring perkembangan jaman. Manusia mulai merasakan kekurangan dalam sistem yang digunakan pada saat itu. Kemudian muncullah sistem barter yang seharusnya memenuhi kebutuhan lainnya sehingga ia tidak bisa menghasilkan dirinya sendiri, misalnya nelayan yang diperdagangkan ikan tertangkap dengan nasi dari petani.

Sistem ini disebut Traditional Economic System. Dari waktu ke waktu, sistem ini terus digunakan dan diturunkan ke generasi berikutnya. Namun, saat ini kita jarang menemukan sistem ekonomi tradisional di sekitar kita. Alasan perkembangan manusia membuat terciptanya sistem baru yang dianggap lebih efektif dan efisien sehingga sistem tradisional mulai ditinggalkan. Saat ini sistem ini masih bisa dipenuhi di masyarakat pedesaan di negara berkembang.

Baca Juga:  Pengertian Sistem Ekonomi Menurut Para Ahli

 

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional

Alam dan Kekuasaan adalah sumber modal dalam sistem ekonomi tradisional.
Pemerintah bertugas menjaga ketertiban umum dan tidak terlibat langsung dalam kegiatan ekonomi.
Jenis produksi antara rumah tangga disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan.
Masih menggunakan sistem barter dalam upaya memenuhi kebutuhannya.
Sifat bantuan dan kekerabatan sangat terlihat dalam kehidupan masyarakat.
Tujuan kegiatan ekonomi adalah untuk memenuhi kehidupan dan kepentingan bersama daripada memprioritaskan keuntungan (profit)
Teknik produksi dipelajari dari generasi ke generasi dan sederhana.
Sagat terikat dengan budaya dan tradisi.
Tidak ada pembagian kerja yang jelas karena dalam pertanian, polusi, bertani, dll dilakukan secara independen atau bersama.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional

1. Kelebihan Sistem Ekonomi Tradisional
Obligasi Inter individual yang kuat dan rasa keluarga di masyarakat.
Adanya pemerataan pendapatan, sehingga kesenjangan kelas sosial antara orang kaya dan orang miskin tidak terlihat.
Aktivitas ekonomi didasarkan pada kejujuran (bukan mencari untung) sehingga tidak ada pihak yang menipu dalam aktivitas ekonomi.
Tidak ada monopoli pasar oleh pemerintah karena pemerintah tidak terlibat langsung dalam sistem ekonomi.
Dibebaskan dari beberapa masalah ekonomi seperti inflasi, pengangguran, dll.

2. Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional
Pertumbuhan ekonomi sangat lambat.
Karena tergantung alam, produksinya akan terbatas, sehingga tidak semua kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.
Tidak ada nilai standar dalam pertukaran barang tertentu.
Persaingan yang tidak kompetitif membuat kualitas barang cenderung rendah dan sulit dikembangkan.
Pola pikir orang yang tidak berkembang karena perubahan dianggap tabu.

Penulis:

This author has published 758 articles so far. More info about the author is coming soon.

Komentar (1)

  1. […] Punya Prestasi Dengan efektivitas yang rendah, orang yang menggunakan sistem ekonomi tradisional umumnya tidak terlibat dalam gerakan atau mobilitas untuk berinovasi atau menciptakan sesuatu […]

Tinggalkan Balasan