Pengertian Saham dan Jenisnya

Januari 27, 2018 | Penulis: | Posted in Ekonomi

Pengertian Saham dan Jenisnya – Saham adalah satuan nilai atau pembukuan di berbagai instrumen keuangan yang mengacu pada bagian perusahaan. Dengan menerbitkan saham, perusahaan memungkinkan perusahaan yang membutuhkan pembiayaan jangka panjang untuk ‘menjual’ kepentingan di bisnis – saham (efek ekuitas) – sebagai imbalan uang tunai. Ini adalah metode utama untuk meningkatkan modal usaha selain menerbitkan obligasi. Saham dijual melalui pasar primer atau pasar sekunder.

Jenis Jenis Saham

Ada beberapa jenis saham, termasuk saham biasa dan saham preferen. Kedua jenis saham tersebut memiliki pengertian masing-masing.’

Pengertian saham preferen (preferen stock) atau yang biasa disebut dengan “saham campuran” karena memiliki karakteristik yang mirip dengan saham biasa.

Ada beberapa jenis saham preferen, antara lain:

Saham preferen partisipasi; saham preferen yang membagikan dividen kepada pemegangnya; pemilik saham ini setelah menerima deviden tetap mempunyai hak untuk membagi keuntungan yang dinyatakan sebagai dividen kepada pemegang saham biasa (participating preference shares).

Saham preferen nonkumulatif; saham preferen yang tidak mempunyai hak untuk memdapatkan dividen yang belum dibayarkan pada tahun-tahun yang lalu secara kumulatif (noncummulative preferred stock).

Ciri Ciri Saham Preferen
Saham preferen memiliki ciri ciri sebagai berikut:

  • Memiliki berbagai tingkatan, bisa diterbitkan dengan karakteristik berbeda
  • Klaim atas aset dan pendapatan, memiliki prioritas lebih tinggi daripada saham biasa dalam hal dividen
  • Dividen kumulatif, jika tidak dibayar dari periode sebelumnya, dapat dibayarkan pada periode berjalan dan lebih awal dari saham biasa
  • Konversi, dapat ditukarkan menjadi saham biasa, bila ada kesepakatan antara pemegang saham dan organisasi penerbit

Pengertian saham biasa adalah surat berharga dalam bentuk piagam atau sertifikat yang memberikan pemegang bukti tentang hak dan kewajiban dan perlindungan perusahaan. (Saham preferen) dalam hal suara, dividen dan hak lainnya.

Perusahaan dapat memilih dalam tujuan dan pembuatan kebijakan, stock split dan memilih dewan direksi perusahaan. Modal sendiri berupa dividen dan capital gain.

Biasanya saham biasa hanya memiliki satu jenis tapi dalam beberapa kasus ada lebih dari satu, tergantung kebutuhan perusahaan.

Saham biasa memiliki beberapa jenis, seperti kelas A, kelas B, kelas C, dan lain-lain. Setiap kelas dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri dan simbol huruf tidak ada artinya.

Ciri Ciri Saham Biasa
Memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Hak suara pemegang saham dapat memilih dewan komisaris
  • Hak didahulukan, ketika organisasi penerbit menerbitkan saham baru
  • Tanggung jawab terbatas, hanya pada jumlah yang diberikan.
pengertian saham

pengertian saham

Kategori Saham

Bila dilihat dari kinerja perdagangan, saham bisa dikelompokkan menjadi:

  • Blue chip stocks, pemegang saham dengan reputasi tinggi, sebagai pemimpin di industri ini, memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen
  • Income stocks, saham emiten dengan kemampuan membayar dividen lebih tinggi dari rata-rata dividen yang dibayarkan di tahun sebelumnya
  • Growth stocks, yang terdiri dari yang terkenal dan kurang dikenal
  • Speculative stocks, saham secara konsisten mendapatkan pendapatan dari tahun ke tahun, memiliki potensi penghasilan tinggi di masa depan, namun belum bisa dipastikan
  • Cyclical stocks, saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi makroekonomi atau situasi bisnis pada umumnya
  • Emerging Growth Stocks, saham yang diterbitkan oleh emiten yang relatif kecil dan stabil meski dalam kondisi ekonomi buruk
  • Defensive Stocks, saham yang tetap stabil dari suatu periode atau kondisi dan resesi yang tidak menentu.

Aplikasi

Masyarakat bisa membeli saham biasa di bursa melalui broker. Di Indonesia, pembelian saham harus dilakukan dalam kelipatan 100 lembar atau disebut juga 1 lot. Saham pecahan (tidak 100 lembar) bisa diperdagangkan di atas loket. Salah satu tujuan orang untuk membeli saham adalah memperoleh keuntungan dengan:

  • Meningkatnya nilai kapital (capital gain).
  • Mendapatkan dividen

Penawaran Saham Perusahaan kepada publik untuk pertama kalinya sebelum pencatatan di bursa disebut Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering / IPO), sedangkan jika dicatatkan (listing) dan perusahaan ingin meningkatkan jumlah saham yang beredar dengan memberikan hak kepada pemegang saham lama untuk membelinya disebut Pra-Dahulu (HMETD) atau juga dikenal dengan Right Issue.

Beberapa perusahaan Indonesia melakukan dual listing saham di Bursa Efek Jakarta dan New York Stock Exchange. Saham yang diperdagangkan di NYSE umumnya dikenal sebagai American Depositary Receipt (ADR). Harga saham bisa naik atau turun, seiring dengan situasi dan kondisi. Seperti krisis moneter pada 15 September 1998, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga merupakan barometer saham di Indonesia merosot hingga mencapai nilai 292,12 poin.

Pada bulan September juga, IHSG mencapai nilai terendah 254 poin. Hal ini menyebabkan saham di negara tersebut berada di bawah nilai. Pada periode 2002-2007, nilai IHSG sudah pulih bahkan sudah beberapa kali memecahkan rekor. Misalnya di tahun 2006 dan 2007 IHSG memposisikan diri sebagai salah satu indeks dengan kinerja terbaik di dunia (peringkat 2 setelah China, mencapai 2.745.826 poin).

Pada tanggal 11 Desember 2007, IHSG mencapai 2.810.262 poin serta menorehkan sejarah sebagai tingkat indeks tertinggi dalam sejarah Indonesia. Selain itu, IHSG telah meningkatkan rata-rata tahunan sebesar 42,18% karena pergerakan indeks tertinggi dibandingkan dengan kenaikan indeks di Asia.

Mekanisme perdagangan saham di Indonesia
Hal pertama yang harus dilakukan adalah investor harus menjadi nasabah di perusahaan sekuritas terlebih dahulu. Investor membuka rekening dengan membayar deposit sebesar Rp 25 juta, sementara yang lain membutuhkan Rp 15 juta dan seterusnya. Jumlah yang diendapkan bervariasi.

Pada dasarnya, minimum limit atau nominal pembelian saham tidak tersedia tetapi di Indonesia Stock Exchange minimal membeli 100 lembar atau 1 lot, misalnya harga saham perusahaan XYZ seharga Rp 100,00 maka dana minimum yang dibutuhkan untuk membeli satu lot sama dengan Rp 10.000,00. (100 lembar dikalikan Rp 100,00). Transaksi penjualan atau pembelian dapat dilakukan pada Hari Bursa.

Tempat perdagangan
Tempat lain untuk membeli saham selain BEI / Bursa Efek Indonesia (Indonesia), yaitu Pasar Saham Nasdaq / Nasdaq (Amerika Serikat), NYSE / New York Stock Exchange (New York), SEAQ / Stock Exchange Automated Quotations (London), saham Euronext pertukaran antara negara-negara di Paris, Amsterdam dan Brussels), Bursa Efek TSE / Tokyo ([Tokyo]]), SGX / Singapore Exchange (Singapura) dan tempat perdagangan lainnya (ada sekitar 69 tempat perdagangan / bursa saham di seluruh dunia).

Jual kosong
Biasanya, hal pertama yang dilakukan investor adalah membeli saham dan kemudian menjualnya. Dengan short selling, apa yang terjadi justru sebaliknya. Pertama, sahamnya dijual dan kemudian dibeli kembali. Hal ini memungkinkan investor untuk mendapatkan keuntungan dari penurunan harga saham.

Dilakukan dengan cara, investor meminjam saham dari broker dan menjualnya. Selanjutnya, short-seller harus membeli saham yang sama untuk mengganti saham yang dipinjam. Kegiatan ini disebut mengubah posisi kosong (cover short positiion)

Penulis:

This author has published 758 articles so far. More info about the author is coming soon.

Komentar (1)

  1. […] Apa itu saham? Silahkan baca: Pengertian Saham dan Jenisnya […]

Tinggalkan Balasan