Pengertian Perusahaan Dagang dan Contohnya

Selasa, Januari 30th, 2018 - Ekonomi

Pengertian Perusahaan Dagang dan Contohnya – Dalam diskusi ini kami akan menjelaskan perusahaan dagang. Yang meliputi pengertian perusahaan dagang, jenis perusahaan dagang, karakteristik perusahaan dagang dan contoh perusahaan dagang yang akan didiskusikan dengan lengkap dan mudah dimengerti. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat ulasannya di bawah ini dengan saksama.

 

Pengertian Perusahaan Dagang

Pengertian perusahaan dagang

Pengertian perusahaan dagang

Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan utamanya adalah membeli, menyimpan dan menjual barang dagangan tanpa menambah nilai. Dalam hal ini nilai tambahnya seperti pengolahan dan perubahan sifat atau bentuk barang asli sedemikian rupa sehingga barang memiliki nilai jual tinggi.

Dalam operasinya, perusahaan dagang menghasilkan pendapatan namun pendapatannya berasal dari penjualan dan pembelian barang. Kegiatan utama perusahaan dagang adalah untuk membeli dan menjual barang dagangan berupa bahan baku, bahan setengah jadi atau barang jadi. Selain itu, barang yang diperdagangkan terdiri dari produk pertanian, perkebunan, hutan dan olahan atau produk manufaktur.

 

Jenis Perusahaan Dagang

Di perusahaan dagang, ada dua jenis. Yang pertama didasarkan pada produk yang diberdayakan dan jenis konsumen yang terlibat. Berikut ini adalah jenis perusahaan dagang:

Dengan Produk Diberdayakan
Barang Produksi Perusahaan adalah perusahaan yang kegiatan perdagangannya adalah bahan baku bahan baku untuk membuat produk atau alat produksi untuk menghasilkan produk lainnya. Seperti kayu bulat dan mesin gergaji
Soft Trading Company adalah perusahaan yang kegiatan perdagangannya merupakan produk akhir yang siap dikonsumsi manusia. Misalnya buku, sepatu, sandal, LED TV, Komputer, PC dan sebagainya.

Berdasarkan Jenis Konsumen yang Terlibat
Wholesaler Besar (Wholesaler) adalah perusahaan yang membeli produk dari pabrik dengan jumlah banyak secara langsung. Perusahaan kemudian menjual barang dagangan ke beberapa pedagang dengan perantara yang volume penjualannya cukup besar.

Baca Juga:  Pengertian Perusahaan Manufaktur dan Contohnya

Perantara Perusahaan Dagang
Perantara Perusahaan Dagang (Middlemane) adalah perusahaan yang melakukan pembelian besar dan kemudian dijual kembali ke pengecer secara moderat. Misalnya perusahaan dagang besar adalah sub-grosir.

Pengecer (Retailer) Company adalah perusahaan yang memiliki hubungan langsung dengan konsumen yang konsumen dapat membeli secara eceran atau ketengan. Misalnya warung, kios, minimarket, toserba, supermarket dan lain-lain.

Ada lagi jenis perusahaan dagang yang berbasis pada ruang lingkupnya.
Berdasarkan ruang lingkupnya, perusahaan dagang dibagi menjadi dua, yaitu pedagang grosir dan pedagang kecil.

  • Pedagang Besar: Adalah pedagang yang membeli barang dagangan dari produsen dan menjualnya ke pedagang kecil secara pesta.
  • Pedagang Kecil: Adalah pedagang yang membeli barang dengan pedagang dan menjualnya ke pengecer secara eceran.

Karakteristik Perusahaan Dagang

Karakteristik perusahaan dagang adalah sebagai berikut:
Bentuk Produk yang Diperdagangkan
Produk yang diperdagangkan di perusahaan dagang adalah barang yang berbentuk (tangible) sehingga bisa di indra. Misalnya Furniture, Nasi, Kabinet dan lain sebagainya.

Tidak Ada Perubahan Bentuk atau Sifat Item yang Diperdagangkan
Perilaku utama perusahaan dagang adalah melakukan pembelian dan penjualan barang dagangan tanpa adanya perubahan atau penambahan bentuk dan sifatnya.

Rekening Khusus
Adanya rekening khusus yang diperoleh perusahaan dagang, seperti biaya pokok penjualan barang, persediaan barang dagangan, potongan harga dan hasil penjualan dan sebagainya.

Perhitungan Profit atau Loss
Pola keuntungan atau kerugian dari perusahaan dagang tidak sama dengan perusahaan jasa, karena akun khusus. Di perusahaan jasa, keuntungan diperoleh dengan mengurangi pendapatan dengan biaya.

Account Trading Company
Berikut adalah akun akun khusus pedagang:
Pembelian: ini digunakan sebagai pencatat pembelian barang dagangan
Penjualan: ini digunakan sebagai perekam transaksi penjualan merchant
Pembelian Kembali: Ini digunakan sebagai perekam barang dagangan re-delivery yang telah dibeli.
Kembalinya Penjual: ini digunakan sebagai pencatat penerimaan barang dagangan yang telah terjual.
Purchase Piece: ini digunakan sebagai tanda terima diskon potongan dari penjual
Potongan Penjualan: ini digunakan sebagai tanda terima diskon pada pembeli
Biaya Pembelian Biaya: ini digunakan sebagai pembayar biaya pengangkutan barang yang dibeli
Biaya Agkut Penjualan: ini digunakan sebagai pembayar biaya untuk membawa barang yang telah terjual.
Persediaan Barang Dagangan: ini dipakai untuk sebagai pencatat nilai persediaan barang dagangan pada suatu masa/periode.

Selain akun khusus yang sudah dijelaskan diatas, perusahaan dagang mempunyai akun umum seperti akun kas, perlengkapan,peralatan, modal, piutang usaha, dan lain sebagainya.

Contoh Perusahaan Dagang
Adapun contoh dari perusahaan dagang adalah Toko, Showroom, Swalayan, Minimarket, Warung, dan lain sebagainya.

Pengertian Perusahaan Dagang dan Contohnya | Sejuta Artikel | 4.5
%d blogger menyukai ini: