Pengertian Pasar Modal dan Contohnya

Januari 13, 2018 | Penulis: | Posted in Ekonomi

Pengertian Pasar Modal dan Contohnya – Pasar modal bisa menjadi alternatif investasi dengan berbagai pilihan. Sayangnya, alternatif investasi ini masih terlalu asing bagi kebanyakan orang. Kesannya sulit dipelajari dan rumit dalam berinvestasi untuk membuat pasar modal jarang dilirik oleh investor konvensional.

Banyak yang masih bertanya-tanya bagaimana masuk ke pasar modal? Artikel ini akan menyajikan ulasan lengkap, tentang pasar modal yang bisa Anda pelajari lebih lanjut agar bisa memanfaatkan investasi di pasar modal.

 

Pengertian Pasar Modal

Pasar modal merupakan kegiatan yang berkaitan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan sekuritas yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi terkait efek. Pasar Modal menyediakan berbagai alternatif bagi investor selain alternatif investasi lainnya, seperti: tabungan di bank, pembelian emas, asuransi, tanah dan bangunan, dan sebagainya.

Pasar Modal bertindak sebagai penghubung. Pasar Modal bertindak sebagai penghubung antara investor dan perusahaan atau lembaga pemerintah melalui instrumen perdagangan jangka panjang seperti obligasi, saham, dan lainnya.

Fungsi pasar modal yang sedang berjalan (Bruce Lliyd, 1976), adalah untuk meningkatkan dan menghubungkan arus dana jangka panjang dengan “kriteria pasar” secara efisien yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi riil secara keseluruhan.

Sejarah Pasar Modal di Indonesia

Pengertian pasar modal

Pasar Modal Indonesia

Untuk menjadi pelaku pasar modal, Anda harus memahami sejarah pasar modal di Indonesia terlebih dahulu. Hal ini penting, setidaknya, bila dihadapkan dengan kondisi atau masalah setidaknya memahami latar belakang sejarah jalannya. Inilah sejarah pasar modal di indonesia yang harus anda ketahui.

Awal Tahun 1880
Menurut catatan sejarah sebuah buku yang berjudul Effectengids yang diterbitkan oleh Vereneging voor den Effectenhandel pada tahun 1939, pasar modal di Indonesia telah hadir sejak tahun 1880-an. Pasar modal sudah dalam bentuk perdagangan efek, namun tidak tertata dengan baik. Tidak adanya organisasi resmi tidak membuat catatan lengkap.

Dunlop & Koff Dibentuk tahun 1878, pendahulu PT Perdanas
Perusahaan sekuritas pertama yang terbentuk di nusantara saat itu adalah Dunlop & Koff yang tampil di seputaran 1878 an, awal PT Perdanas. Efek pertama yang diperdagangkan adalah penjualan 400 lembar saham prospektus dengan harga 500 gulden oleh perusahaan di Batavia bernama Cultuur Maatschappij Goalpara.

Baca Juga:  Pengertian Pasar Menurut Para Ahli (Lengkap)

Selanjutnya diikuti dengan menawarkan efek atau saham sehari-hari di Djoejacarta untuk sebuah prospektus senilai 150 ribu gulden dengan harga 100 gulden per saham, sehari ini bernama Het Centrum.

Dari dua catatan di atas dapat dilihat bahwa omset penjualan surat berharga di Indonesia berada di seputaran tahun 1880 an.

Namun dari catatan diketahui juga bahwa perdagangan resmi tersebut berlangsung di Amsterdam dengan pembeli yang berasal dari kota-kota di Hindia Belanda saat itu seperti Jakarta, Surabaya dan Semarang. Artinya tradisi perdagangan sekuritas di Indonesia yang saat ini dikelola langsung oleh BEI (Bursa Efek Indonesia) telah berakar sejak lama.

Fungsi Pasar Modal

Pasar modal merupakan kegiatan yang berkaitan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan sekuritas yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi terkait efek.

Pasar Modal menyediakan berbagai alternatif bagi investor selain alternatif investasi lainnya, seperti: tabungan di bank, pembelian emas, asuransi, tanah dan bangunan, dan sebagainya. Pasar Modal bertindak sebagai penghubung.

Pasar Modal bertindak sebagai penghubung antara investor dan perusahaan atau lembaga pemerintah melalui instrumen perdagangan jangka panjang seperti obligasi, saham, dan lainnya.

Fungsi pasar modal yang sedang berjalan (Bruce Lliyd, 1976), adalah untuk meningkatkan dan menghubungkan arus dana jangka panjang dengan “kriteria pasar” secara efisien yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi yang sesungguhnya dari keseluruhan.

Sifat Pasar Modal Indonesia

Menurut seorang ahli keuangan, pasar saham adalah pasar atau instrumen keuangan yang memperdagangkan sekuritas dalam bentuk obligasi dan ekuitas atau saham untuk jangka panjang yang dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan swasta, dan kegiatannya diadakan di bursa dimana rapat tempat broker mewakili investor. Tidak hanya itu, selain perusahaan atau pialang, juga mencakup institusi atau institusi yang terkait dengan sekuritas.

Pasar modal menawarkan berbagai instrumen investasi di luar investasi utama seperti tabungan di bank, emas, properti dan asuransi. Pasar modal menjadi instrumen investasi alternatif dengan tujuan mengamankan portofolio aset. Anda tidak perlu khawatir berinvestasi di pasar modal karena pasar modal diatur berdasarkan undang-undang dan peraturan resmi UU No. 8 tahun 1995 tentang pasar modal.

Baca Juga:  Pengertian Pasar Monopoli dan Contohnya

Bila dikaitkan dengan omset keuangan, pasar modal dapat dikategorikan berdasarkan sifatnya sebagai berikut:

1. Pertemuan Pembeli dan Penjual
Di pasar modal pembeli dan penjual pada dasarnya juga bertemu seperti pasar tradisional pada umumnya namun melalui jasa pialang sekuritas.

2. Skema Pasar Modal adalah Perdagangan Modal
Sebagai pasar, harus ada yang diperdagangkan. Di pasar modal yang diperdagangkan adalah sekuritas seperti saham, atau obligasi. Tentunya disini menyatukan perusahaan sebagai pencari modal dengan pemilik modal atau investor.

3. Pasar Modal adalah Fasilitas Investasi yang Aman dan Berwenang bagi Investor
Di pasar modal, investor harus bertindak sebagai pembeli untuk berhati-hati dan cermat sebelum memilih untuk memilih item mana yang akan dibeli dan pedagang mana. Jika terjadi kerugian atau kesalahan, seperti investasi yang tidak meningkat atau uang tidak diputar, ini lagi terletak pada pandangan ke depan dan pengalaman investor itu sendiri. Jika ada pemikiran bahwa saham adalah mode atau game perjudian, maka itu sama sekali tidak benar.

Berdasarkan catatan yang dikeluarkan dari berbagai referensi di pasar modal, setidaknya ada 8 kategori pelaku yang terlibat dalam semua kegiatan yang berkaitan dengan hal ini. Siapa saja? Inilah ulasannya.

1. Mereka yang Melakukan Investasi, Siapa Lagi jika Bukan Investor
Pasar modal berputar seperti pasar konvensional. Penawaran timbul karena permintaan, permintaan akan barang dan jasa tentunya. Di pasar modal, perdagangan komoditasnya sangat berpengaruh. Pembeli efek ini adalah mereka adalah pemilik modal yang ingin mengubah modal mereka untuk mendapatkan keuntungan, mereka menginvestasikannya sebagai investor.

2. Penjual harus ada Istilahnya adalah Penerbit
Karena komoditas adalah saham, sekuritas atau sekuritas. Tentunya pasti ada yang menerbitkan sekuritas ini, mereka adalah perusahaan yang membutuhkan modal untuk kelangsungan dan pengembangan bisnisnya. Mereka disebut sebagai Emiten.

Baca Juga:  Pengertian Pasar Oligopsoni dan Kelebihan dan Kekurangan

3. Agen Penjualan, Sama seperti Distributor
Barang atau jasa membutuhkan distributor untuk sampai ke tangan penggunanya. Di dalam pasar modal ini dilakukan oleh Sales Agent. Mereka adalah penjual sekuritas atau sekuritas pada investor, selain melalui Underwriter. Apa itu underwriter? Simak nomor berikutnya.

4. Penjamin Emisi Efek
Di dalam pasar modal, pihak yang menjamin pelaksanaan transaksi yang dilakukan melalui perantara agen penjual disebut sebagai Penjamin Emisi Efek atau Penjamin / Emisi. Mereka ditunjuk langsung oleh emiten di perusahaan ini yang sahamnya Go Public.

5. Perantara dalam Hubungan Bisnis atau Wali
Seringkali dalam hubungan bisnis ditemukan satu atau dua hal yang membutuhkan perantara. Termasuk dalam hubungan di Pasar Modal yang selanjutnya disebut wali amanat atau wali amanat.

6. Lembaga Wali Amanat sebagai Penjamin atau Penanggung
Wali amanat atau wali hanya bekerja sendiri atau di institusi. Lembaga ini dipercaya oleh investor sebelum berinvestasi di pasar saham, yang biasa dikenal sebagai penjamin atau perusahaan asuransi.

7. Pialang, Terlibat untuk Kepentingan Pihak Lain
Ini adalah broker, broker atau broker yang paling populer dikenal. Melakukan perdagangan sekuritas secara teratur untuk kepentingan pihak ketiga yang juga terlibat secara hukum.

8. Administrasi yang dilakukan oleh BAE (Biro Administrasi Efek)
Aktivitas beli dan jualan di pasar membutuhkan biro yang menangani masalah administratif agar semuanya berjalan lancar dan tertib. Di Pasar Modal ditangani oleh Panitera atau biasa disebut Biro Administrasi Efek.

Contoh Pasar Modal

Contoh pasar modal di Indonesia adalah Bursa Efek Indonesia atau Indonesia Stock Exchange (BEI atau IDX). BEI adalah penggambungan dari Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES). Sedangkan contoh pasar modal di dunia adalah:

NASDAQ
New York Stock Exchange (NYSE)
Euronext
Toronto Stock Exchange (TSX)
London Stock Exchange
Japan Stock Exchange Group
Shanghai Stock Exchange
Hongkong Stock Exchange

Penulis:

This author has published 758 articles so far. More info about the author is coming soon.

Komentar (1)

  1. […] Berdasarkan Ketersediaan Barang Jika berdasarkan ketersediaan barang, pasar dibedakan menjadi pasar abstrak dan pasar beton. Pasar abstrak adalah pasar dimana ada interaksi antara pembeli dan pedagang tanpa tatap muka atau tidak langsung. Barang yang dijual itu abstrak, misalnya pasar modal. […]

Tinggalkan Balasan