Pengertian Motherboard dan Fungsi beserta Jenisnya

Pengertian Motherboard dan Fungsi beserta Jenisnya – Ketika kita membahas tentang perangkat keras komputer dan juga bagian dari CPU, maka salah satu perangkat keras yang tidak dapat kita lewatkan adalah perangkat yang satu ini, yaitu motherboard, alias mainboard, atau sering juga disebut dengan mobo (singkatan dari motherboard).

Setiap komputer rumah atau PC dan laptop wajib memiliki komponen yang satu ini, dan sering disebutkan bahwa mobo adalah komponen yang paling penting.

Pengertian Motherboard

Sebelum menjelaskan lebih jauh tentang motherboard, maka ada baik nya pahami dulu pengertian motherboard dan yang kita lihat dulu seperti apa bentuk motherboard, dan bagaimana dia bekerja di sistem komputer.

Papan induk (bahasa Inggris: motherboard) adalah papan sirkuit di mana berbagai komponen elektronik saling berhubungan seperti pada PC atau Macintosh dan biasa disingkat dengan kata mobo.

Pengertian lain dari motherboard adalah mainboard adalah papan utama dalam bentuk PCB yang memiliki chip bios (drive program), jalur dan konektor sebagai penghubung akses setiap perangkat.

Motherboard atau juga disebut Motherboard Board adalah komponen utama PC, karena motherboard adalah semua komponen PC Anda akan disatukan. Bentuk motherboard seperti papan sirkuit elektronik. Motherboard adalah tempat data dilewatkan. Motherboard menghubungkan semua peralatan komputer dan membuatnya bekerja bersama sehingga komputer berjalan dengan lancar.

Itulah pengertian motherboard menurut wikipedia.

Nah, apakah ada bayangan tentang bentuk motherboard? Jika tidak jelas, berikut beberapa gambar motherboard dari berbagai jenis:

Baca Juga:  Fungsi HUB Dalam Jaringan Komputer

Jenis Jenis Motherboard Yang Sering Digunakan

fungsi motherboard
jenis jenis motherboard

Meskipun papan sirkuit utama di dalam komputer, ternyata motherboard memiliki beberapa jenis lagi. Berikut beberapa jenis motherboard:

1. Form Factor ATX

Jenis motherboard yang pertama adalah Advanced Technology Extended atau faktor bentuk ATX, sebuah motherboard keluaran Intel pada tahun 1995. Motherboard ini memiliki ukuran 305 x 244 mm.

2. Form Factor Micro – ATX

Apakah pengembangan motherboard mobo ATX, dengan biaya produksi dan kinerja yang lebih rendah. Ukuran mobo ini adalah 244 x 244 mm.

3. Mini Form Factor

ITX adalah jenis motherboard yang berikutnya. Mini form factor – ITX adalah jensi motherboard kecil, yang dirancang untuk menciptakan komputer hemat energi. Ukuran motherboard tipe Mini-ITX ini adalah 170 x 170 mm

4. Form Factor Pico – ITX

Perkembangan selanjutnya dari Mini – ITX, motherboard Pico – ITX memiliki ukuran yang lebih kecil, yang hanya sekitar 100 x 70 mm.

5. Form Factor Nano – ITX.

Motherboar Nano – ITX memiliki ukuran yang cukup besar, yaitu sekitar 120 x 120 mm.

6. Form Factor NLX

NLX kependekan dari New Low Profile Extended. NLX hanya memiliki satu slot untuk ekspansi, dan merupakan motherboard yang dikembangkan oleh intel pada tahun 1997. Motherboard ini memiliki ukuran 254 x 228 mm.

 

Fungsi Motherboard

Nah, Anda harus memiliki bayangan tentang bentuk dan juga kegunaan dari motherboard alias mainboard itu sendiri. Dalam prakteknya, motherboard ini memiliki fungsi utama, yaitu sebagai tempat kompilasi seluruh set sistem komputer, seperti Processor atau CPU (Baca: Fungsi CPU), chipset, RAM, Harddisk, VGA, LAN Card, dan juga semua soket – soket dan juga slot dari komputer.

Baca Juga:  Pengertian Router dan Fungsinya

Dengan fungsinya seperti ini, maka wajar jika motherboard merupakan salah satu komponen penting dalam sistem komputer, karena merpakan rumah tinggal untuk komponen komputer.

Kerusakan pada motherboard

Sama seperti sisa komputer, motherboard juga memiliki potensi untuk mengalami kerusakan. Beberapa kerusakan yang terdeteksi pada komputer kami karena kerusakan motherboard adalah:

  • Komputer sering menjadi hang
  • Komputer menjadi lambat dan lambat, untuk mencegahnya, Anda bisa membaca cara menjaga laptop tidak lambat
  • Tidak bisa booting
  • Komputer memancarkan suara bip yang panjang berulang-ulang
  • Tidak ada tampilan yang muncul pada output
  • Komputer sering mati sendiri, untuk memperbaikinya, Anda dapat melihat bagaimana cara memecahkan komputer mati itu sendiri
  • Dan terjadinya malfungsi lain di komputer.

Ketika motherboard rusak, itu akan mempengaruhi kinerja komponen komputer yang terletak di motherboard rusak. Misalnya, ketika motherboard rusak pada soket harddisk, maka bisa terjadi kegagalan harddisk dan data yang tidak terbaca.

Jadi sebelum mendiagnosis kerusakan pada motherboard, maka ada baiknya semua komponen komputer dipastikan terpasang dengan benar, dan berfungsi dengan baik terlebih dahulu. Karena biaya penggantian motherboard sangat mahal.

Penyebab Motherboard Cepat Rusak

Ada beberapa hal yang menyebabkan motherboard di komputer Anda rusak. Berikut beberapa penyebab motherboard menjadi rusak, bahkan tidak bisa membaca sama sekali atau kosong:

  • Kerusakan pada BIOS sistem
  • Prosesor terbakar atau terlalu panas
  • Regulator rusak
  • Kurang atau catu daya yang berlebihan
  • Kerusakan pada chipset
  • Kerusakan pada bagian IC, seperti IC clock dan juga IC Reset

Cara Merawat Motherboard Agar Tidak Mudah Rusak

Untuk merawat motherboard, sebenarnya cukup mudah. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kualitas motherboard, seperti:

  • Selalu gunakan komponen perangkat keras yang kompatibel
  • Bersihkan secara berkala di komputer Anda
  • Hindari menggunakan komputer terlalu panas
  • Hindari motherboard terjatuh atau terbanting
  • Biarkan pemasangan komponen komputer kepada ahlinya
  • Selalu gunakan komputer Anda sesuai dengan spesifikasi, sehingga tidak ada kegagalan perangkat keras yang dapat mempengaruhi kerusakan motherboard.
Baca Juga:  Power Supply : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya

Itulah beberapa informasi penting yang harus Anda ketahui tentang pengertian motherboard dan fungsinya. Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda semua.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *