Pengertian Jaringan LAN (Local Area Network) dan Fungsinya

Pengertian Jaringan LAN (Local Area Network) dan Fungsinya – Local Area Network atau jaringan LAN adalah jaringan komputer yang memiliki area jangkauan jaringan sangat kecil. Cakupan jaringan LAN hanya mencakup jaringan kontak, jaringan lab komputer, jaringan sekolah, jaringan kampus, jaringan rumah atau hanya satu bangunan.

Jaringan LAN biasanya akan menghubungkan beberapa komputer di daerah terdekat, seperti komputer di ruang administrasi dengan komputer di ruang kepala sekolah, atau menghubungkan beberapa komputer di laboratorium sehingga pergerakan dan pertukaran data dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.

Fungsi Jaringan LAN (Local Area Network)

Jaringan LAN atau jaringan lokal berfungsi untuk menghubungkan beberapa komputer di satu lokasi agar bisa terhubung satu sama lain sehingga memudahkan pertukaran data dan mempercepat proses kerja.

Dengan jaringan LAN ini semua pekerjaan bisa dilakukan dengan cepat dan mudah karena kita bisa mengakses data dari komputer manapun, selain itu jaringan LAN juga akan menghemat biaya karena perangkat yang ada di jaringan LAN bisa digunakan bersamaan dengan menggunakan sharing teknik seperti sharing printer, file sharing dan lain-lain. Berikut adalah fungsi dan manfaat jaringan LAN:

Mempercepat proses pertukaran data dalam jaringan (sharing data)
Lebih efisien dan efisien karena perangkat dapat dibagi di seluruh jaringan (misalnya printer, server, dll.)
Mengizinkan informasi dan data tetap up to date sehingga jika ada update data di jaringan bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

Pengertian jaringan lan
Pengertian jaringan lan

Tujuan Jaringan LAN (Local Area Network)

Tujuan utama dalam jaringan LAN adalah menghubungkan dua atau lebih komputer dalam jaringan sehingga bisa bertukar informasi. Untuk lebih jelasnya di sini adalah tujuan dibangun jaringan LAN:

  • Menghubungkan antar komputer di satu wilayah / lokasi
  • Komunikasi antar komputer dan perangkat di jaringan
  • Berbagi sumber daya / berbagi data dan program
  • Menyimpan data karena perangkat dapat dibagi di seluruh jaringan.
Baca Juga:  Pengembangan Jaringan Komputer dari Waktu ke Waktu Hingga Sekarang

Karakteristik Jaringan LAN (Local Area Network)

Jaringan LAN memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Ini memiliki data rate yang lebih tinggi karena hanya dalam lingkup satu wilayah saja
  • Meliputi wilayah geografis yang lebih sempit (di kantor, kampus, sekolah atau rumah)
  • Tidak memerlukan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi (tidak diperlukan akses internet).
Prinsip Kerja Jaringan LAN (Local Area Network)

Prinsip Kerja jaringan LAN dapat diartikan sebagai jaringan atau jaringan sistem komputer yang berada di lokasi yang terbatas di dalam bangunan / lokasi, komplek bangunan atau kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi publik seperti telepon, namun pemilik dan pengelola dari media komunikasi adalah pemilik jaringan LAN itu sendiri.

Pengertian di atas bisa kita ketahui bahwa jaringan LAN dibatasi oleh lokasi fisik. Penggunaan jaringan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain yang berhubungan.

Kerjasama berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan bersama. jaringan LAN yang umumnya menggunakan hub / switch, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini hub tersebut tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyiaran data disiarkan, dan juga karena Hub hanya memiliki satu domain tabrakan sehingga jika satu port sibuk maka port lainnya harus menunggu. Itu adalah salah satu kelebihan dan kekurangan jaringan LAN.

Alat untuk membangun jaringan LAN

1. Router
Router adalah jantung jaringan. Router bekerja untuk menghubungkan satu jaringan ke jaringan lain. Dalam hal ini, router menghubungkan jaringan internet dengan jaringan LAN.
2.Switch
Berbeda dengan router, switch bekerja untuk menghubungkan setiap komputer pada jaringan LAN.

Baca Juga:  8 Fungsi Switch Pada Jaringan Komputer

3. Kartu Ethernet
Kartu Ethernet adalah adaptor untuk memasang kabel ethernet sehingga komputer dapat terhubung ke jaringan. Biasanya, pada komputer terbaru, kartu ini sudah terpasang onboard sehingga Anda tidak perlu lagi membelinya.

4. Kabel Ethernet
Itu adalah kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke router atau bisa juga satu komputer dengan komputer lain. Ujung kabel ini diberi konektor yang disebut RJ-45. RJ-45 memiliki 2 setting, yaitu straight dan cross. Lurus digunakan untuk menghubungkan komputer ke router saat cross digunakan untuk menghubungkan komputer secara langsung dengan komputer.

5. Modem
Jika Anda ingin menghubungkan jaringan Anda ke internet, maka Anda juga harus membeli modem. Jika Anda tidak membeli modem, komputer Anda hanya bisa berkomunikasi dengan komputer lain yang terdapat di jaringan LAN.

6. Peralatan lainnya
Crimping tool, LAN tester, gunting, multimeter.
Alat crimping digunakan untuk menghubungkan RJ-45 dengan kabel ethernet. Penguji LAN yang digunakan untuk menguji kabel LAN bekerja atau tidak.

Sebagai alternatif untuk mempercepat atau menyederhanakan pekerjaan Anda, Anda bisa bertanya pada penjual kabel ehternet misalnya untuk secara bersamaan memasangkan RJ-45 sehingga Anda bisa memasangkan kabel ke router dan komputer. Sebelum menyiapkan peralatan diatas.

Sangat disarankan agar Anda melakukan perencanaan terlebih dahulu, yang meliputi jumlah komputer, area, sehingga Anda bisa membuat desain kabel yang efektif sehingga bisa menghemat biaya yang dibutuhkan. Anda menggunakan perangkat lunak seperti cat untuk membuat desain penyiapan jaringan LAN Anda. Setelah itu, maka Anda membeli peralatan yang diperlukan dan pasang peralatan-peralatan diatas.

Berikut adalah model yang akan kita gunakan untuk membangun jaringan LAN (bisa juga untuk warnet). sumber gambar (microsoft.com)

1. Internet
3. Modem serta Router yang menghubungkan komputer server ke internet
4. Komputer server
5. Beralih

Baca Juga:  8 Prinsip Kerja LAN (Local Area Network)

Setelah perangkat keras dipasang, sekarang adalah tahap untuk pengaturan perangkat lunak. Pengaturan ini termasuk instalasi OS, pengaturan koneksi jaringan, konfigurasi alamat TCP / IP, dan akhirnya uji jaringan yang telah Anda instal.

Aktifkan Internet Connecting Sharing
ICS bertujuan untuk berbagi koneksi internet dengan host komputer ke komputer lain.
Untuk mengaktifkan ICS di komputer server, masuk ke Control Panel, klik Network and Internet, klik Network and Sharing Center, klik Change Adapter Center, Klik kanan pada koneksi yang ingin Anda bagikan, klik Properties, klik tab Sharing, kemudian centang Allow other pengguna jaringan untuk terhubung melalui koneksi internet komputer ini, simpan.

Oke, sampai saat ini, hanya komputer server yang bisa terhubung ke internet setelah koneksi dibagikan, sehingga setiap komputer harus mendapatkan alamat IP. Caranya adalah sebagai berikut:

1. Buka Control Panel, klik Network and Internet, klik Network and Sharing Center, klik Change Adapter Center.
2. Klik kanan pada LAN Connection, klik Properties
3. Klik Internet Protocol Version 4 (TCP / IPv4) atau Internet Protocol Version 6 (TCP / IPv6), lalu pilih properties
4. Klik Mendapatkan alamat IP secara otomatis atau mendapatkan alamat IPv6 secara otomatis.

Ringkasan.
Local Area Network yang biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup area kecil seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, rumah, sekolah atau yang lebih kecil.

Saat ini, sebagian besar jaringan LAN didasarkan pada teknologi Ethernet IEEE 802.3 menggunakan perangkat switch, yang memiliki tingkat transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit / s. Selain teknologi Ethernet, teknologi 802.11b saat ini (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat yang menyediakan koneksi jaringan LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

9 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *