Pengertian Harddisk dan Fungsi serta Jenisnya

Selasa, Juni 19th, 2018 - Perangkat Keras

Pengertian Harddisk dan Fungsi serta Jenisnya – Siapa yang tidak kenal harddisk? Ya, harddisk saat ini adalah salah satu kebutuhan utama bagi Anda yang sering bekerja dengan komputer. Saat ini setiap komputer menawarkan pilihan kapasitas harddisk yang dimilikinya.

Penggunaan harddisk ini tentu sangat penting bagi penggunanya. Saat ini, perkembangan hard disk berkembang pesat, di mana pada saat komputer pertama kali ditemukan, hard disk hanya mempunyai kapasitas dalam jumlah KB, yang tentunya sangat kecil untuk ukuran kapasitas hard disk sekarang yang dapat mencapai lebih dari 2 TB.

Kapasitas harddisk yang cukup bervariasi tentu membuat spesifikasi yang lebih baik untuk beberapa laptop baru, semakin besar kapasitas harddisk di komputer atau laptop maka semain baik kinerja CPU dalam membaca program aplikasi maupun data pada saat run time.

Apa yang dimaksud dengan CPU pada komputer? Silahkan baca ulasan lengkapnya di link berikut : Fungsi CPU

Karena perangkat komputer saling terkait satu sama lain tidak kalah pentingnya dengan RAM komputer yang harus mempunyai spesifikasi yang baik untuk kinerja komputer atau laptop yang lebih poweful.

Apa yang dimaksud dengan RAM pada komputer? Baca ulasan lengkpanya di link berikut : Baca: Fungsi RAM Pada Komputer

 

Pengertian Harddisk

Pengertian Harddisk – Hard disk (bahasa Inggris: harddisk atau hard disk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah komponen perangkat keras yang berfungsi menyimpan data sekunder dan berisi disk magnetik.

Jenis – Jenis Harddisk

Sebelum membahas tentang fungsi harddisk, ada baiknya kita tahu dulu, apa jenis harddisk di pasar komputer saat ini, dan bagaimana memilih harddisk yang cocok dengan komputer kita. Berikut beberapa jenis harddisk:

  • Harddisk IDE
fungsi harddisk

Harddisk Jenis IDE

Harddisk IDE Adalah jenis harddisk pertama, dan merupakan salah satu jenis harddisk yang mempunyai kapasitas kecil untuk teknologi komputer saat ini. harddisk IDE jenis ini biasanya hanya mempunyai kapasitas maksimal 320 GB , sehingga banyak mulai ditinggalkan.

IDE sendiri merupakan kependekan dari Integrated Devices Electronics, dan sering dikenal sebagai ATA atau Advanced Technology Attachment. Fitur utama dari IDE atau harddisk ATA ini adalah mempunyai konektor 40 pin untuk penggunaan data, dan menggunakan konektor 4 pin untuk daya atau catu daya.

Baca Juga:  Fungsi Routing Table Pada Router

Untuk IDE Harddisk tidak mempunyai hot swapable, karena memerlukan 40 pin yang kemudian di nilai tidak praktis dalam pemakaiannnya, sehingga banyak pengguna di komputer mulai beralih ke harddisk SATA. harddisk IDE memerlukan panjang kabel interface 46 cm.

Oleh karena itu memerlukan biaya lebih untuk menggunakan harddisk ini adalah dengan memberikan panjang kabel sesuai dengan spesifikasi harddisk. Kabel yang digunakan menggunakan kabel pita yang cukup lebar.

  • Harddisk SATA
pengertian harddisk

Harddisk jenis SATA

Harddisk SATA adalah Jenis harddisk kedua adalah jenis harddisk SATA. SATA atau yang merupakan kependekan dari Serial Advanced Technology Attachment adalah jenis harddisk yang saat ini banyak digunakan pada komputer dan laptop konvensional. Kapasitas harddisk SATA ini jauh lebih besar dengan jenis harddisk ATA atau IDE, mulai dari 80 GB hingga 2 TB.

Harddisk SATA mempunyai kecepatan baca yang lebih cepat daripada IDE dan ATA, dan mempunyai lebih sedikit pin konektor, yaitu 4 pin untuk data, dan 7 pin untuk daya atau pasokan energi.

Kelebihan dari harddisk SATA ini adalah perintah asli antrian yang membuat harddisk SATA mempunyai kecepatan yang cukup cepat jika dibandingkan dengan harddisk IDE. Kabel yang digunakan oleh harddisk ini hanya menggunakan kabel 15 pin, dengan kecepatan yang dihasilkan lebih cepat daripada harddisk IDE. Tidak ada kecepatan setengah hati yang dihasilkan mencapai 150 Mbps untuk harddisk SATA I, 300 Mbps untuk harddisk SATA II, dan 600 Mbps untuk harddisk SATA.

  • Harddisk SCSI
jenis harddisk

Harddisk jenis SCSI

SCSI harddisk atau yang mempunyai nama lengkap Small Computer System Interface adalah jenis harddisk dengan kecepatan pembacaan tertinggi, dengan kapasitas tinggi bisa mencapai 5 TB. Dengan kecepatan baca yang tinggi ini, maka harddisk SCSI ini sering digunakan untuk komputer server dan sebagai penyedia data atau database komputer.

Menggunakan SCSI harddsisk tetenty ini untuk mentransfer berbagai data lebih cepat dan lebih efisien dengan waktu ketika di bangingkan dengan IDE dan SATA. SCSI mempunyai beberapa versi sesuai dengan kecepatan yang dihasilkan, yaitu:

  1. Harddisk SCSI pertama yang mempunyai tingkat kecepatan asinkron 3,5 MB / detik dan 5 MB / detik.
  2. SCSI harddisk kedua mempunyai kecepatan yang dihasilkan SCSI Cepat dengan kecepatan hingga 10 Mbps dan Wide SCSI yang mempunyai kecepatan mencapai 20 Mbps.
  3. SCSI harddisk dengan versi ketiga Ultra SCSI dan Ultra Wide yang tentunya mempunyai kecepatan di atas dari SCSI harddisk kedua.
Baca Juga:  30 Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya

Fungsi Harddisk Pada Komputer

Harddisk mempunyai banyak fungsi dan perannya dalam sistem komputer. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari hard disk di sistem komputer:

  • Tempatkan Storing Database
    Basis data adalah salah satu elemen terpenting dalam sistem komputer, yang dapat membantu program atau aplikasi dapat berjalan dengan baik. Biasanya databse disimpan dalam hard disk di komputer yang menjadi server, sehingga informasi dari database yang tersimpan di server hard disk akan dapat diakses dengan mudah oleh client.

Oleh karena itu, penggunaan harddisk sebagai database memerlukan harddisk dengan keterbacaan tinggi agar tidak menjadi masalah saat melakukan pengambilan data.

Penggunaan database ini mempunyai kriteria khusus. Jumlah database cukup untuk membuat pengguna perlu menggali pengetahuan mereka dengan database di mana ia akan menyimpan semua data informasi penting dengan aman.

Sebagai contoh, database oracle cukup baik ketika digunakan dalam menyimpan informasi dan kerahasiaan dari suatu organisasi atau agensi. Untuk itu pengguna tentu mengurutkan dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan dari database oracle itu sendiri.

  • Untuk Menyimpan Berbagai File dari Pengguna
    Secara umum, hard disk untuk pengguna mempunyai fungsi yang sangat vital untuk menyimpan semua jenis data, file, dokumen virtual, seperti .doc .mp3 .mkv dan banyak lagi jenis file penting yang dimiliki oleh pengguna yang harus disimpan dalam harddisk.  Oleh karena itu, kadang-kadang harddisk adalah “kehidupan” bagi pengguna, karena banyak file penting yang dimiliki oleh pengguna yang tersimpan di hard disk.
  • Untuk Media Cadangan
    Media cadangan atau penyimpanan file bantuan merupakan salah satu fungsi dari harddisk. Bagi Anda yang khawatir kehilangan data penting, maka Anda dapat menggunakan hard disk untuk mem-backup data Anda dan mengamankan file penting Anda.
  • Lokasi Penyimpanan Data dari Perangkat Lunak
    Aplikasi dan perangkat lunak memerlukan ruang dari hard disk untuk dipasang di komputer. Oleh karena itu, bagi Anda yang memerlukan banyak aplikasi di komputer Anda, penggunaan hard disk berperan dan fungsi yang sangat vital, karena jika hard disk terlalu penuh, akan mempengaruhi terahadap kinerja aplikasi.
  • Untuk Menyimpan Data dari Sistem Operasi
    Windows adalah salah satu sistem operasi yang paling banyak digunakan oleh banyak pengguna komputer di dunia. Windows dan sistem operasi lainnya memerlukan harddisk untuk diinstal dan mengoperasikan komputer. Oleh karena itu fungsi utama dari hard disk adalah menginstal sistem operasi karena tanpa sistem operasi komputer tidak akan berfungsi normal dan berguna bagi pengguna.
Baca Juga:  Perbedaan HUB dan Switch Pada Jaringan Komputer
Tips Penting Memilih harddisk

Setelah pengguna mengetahui betapa pentingnya peran dan fungsi hard disk di komputer, maka hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan harddisk untuk keperluan sehari-hari. Untuk memilih harddisk yang bagus, dan sesuai dengan penggunaan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti:

  • Pilih hard disk sesuai dengan spesifikasi laptop atau komputer Anda, cobalah semua komponen di latop yang dipasang sesuai dengan spesifikasi yang tepat serta dengan prosesor arus tertinggi tentu diimbangi oleh ram dan harddisk yang mendukung.
  • Cari harddisk yang mempunyai kapasitas cukup besar, untuk saat ini mungkin mencari harddisk dengan kapasitas minimal 500 GB.
  • Carilah harddisk dengan merek dan aftersales yang baik, yang memberikan garansi penuh jika terjadi kerusakan.
  • Segera periksa harddisk setelah Anda menginstal, apakah itu dapat berjalan dengan baik dan sempurna tanpa bad sector dan sebagainya.
Cara Ampuh Merawat Harddisk

Harddisk merupakan salah satu perangkat yang memerlukan perawatan agar tidak cepat mengalami kerusakan, seperti bad sector atau kerusakan pada pin harddisk. Berikut beberapa cara untuk merawat harddisk agar tidak mudah rusak:

  • Jangan membanting perangkat hard disk Anda, itu dapat mengurangi cara menjaga laptop agar tidak rusak karena perangkat geser di laptop.
  • Selalu gunakan harddisk yang sesuai dengan spesifikasi komputer dan laptop Anda.
  • Jangan menggoyangkan harddrive saat bekerja membaca data, karena dapat menyebabkan data rusak.
  • Jangan biarkan harddisk bekerja di tempat yang terlalu panas, karena jika terlalu panas bukan hanya harddisk yang rusak tetapi dapat merusak komponen lainnya.

Demikian artikel mengenai pengertian harddisk, fungsi harddisk, jenis harddisk. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda semua. Terima kasih.

Pengertian Harddisk dan Fungsi serta Jenisnya | Sejuta Artikel | 4.5
%d blogger menyukai ini: