Pengaruh Ekonomi Terhadap Pendidikan Di Indonesia

Pengaruh Ekonomi Terhadap Pendidikan Di Indonesia – Ekonomi adalah siklus aktivitas manusia yang berkaitan dengan produksi, distribusi dan konsumsi. Tiga hal yang menyeluruh pada produk dan layanan. Sedangkan ilmu ekonomi adalah studi tentang perilaku manusia dalam mencapai kemakmuran.

Karena ada ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia tak terbatas dan alat pemuas yang terbatas, di sinilah fungsi ekonomi. Prinsip dasarnya adalah penggunaan sumber daya terbatas atau langka untuk mendapatkan keuntungan dan mencapai kemakmuran.

Hubungan Timbal balik Antara Ekonomi dan Pendidikan
Dalam perkembangan ekonomi, banyak faktor yang mempengaruhi termasuk kemajuan sains dan teknologi. Tapi tidak akan banyak gunanya jika tidak ada manusia sebagai sumber produksi aktif yang bisa melakukan berbagai aktivitas penting, seperti membudidayakan dan memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai kemakmuran, membangun organisasi sosial, mengelola dan mengumpulkan modal, Jadi Sumber daya manusia disini sangat besar.

Baca juga: Pengertian ekononomi menurut para ahli

Sumber daya manusia adalah aset suatu bangsa karena merupakan pelaku utama kegiatan ekonomi, sosial, politik, agama dan budaya. Itulah sebabnya perkembangan sebuah bangsa dimulai dengan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Kualitas berarti keterampilan atau kemampuan diri, yang bisa didapat dari pendidikan.

Apalagi kalau sumber daya manusia suatu bangsa sudah berkualitas tinggi, tentu hal itu akan mempengaruhi kemajuan bangsa. Kemajuan dalam semua aspek perhatian pemerintah, termasuk aspek ekonomi.

Kesimpulan mudah seperti ini. Perkembangan ekonomi dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia (good education). Sumber daya manusia yang berkualitas akan mempengaruhi perkembangan dan kemajuan bangsa (dengan aspek ekonomi sebagai salah satu sektor perhatian pemerintah). Itulah sebabnya bisa dikatakan bahwa ekonomi memiliki hubungan timbal balik dengan pendidikan.

Baca Juga:  Pengertian Kegiatan Ekonomi

 

Fungsi Ekonomi Terhadap Pendidikan

Pengaruh Ekonomi Terhadap Pendidikan Di Indonesia
Pengaruh Ekonomi Terhadap Pendidikan Di Indonesia

Mengesampingkan dedikasi, keahlian dan keterampilan pendidik dan manajer, ekonomi memiliki peran penting dalam menentukan perkembangan atau kemajuan pendidikan. Karena ekonomi memiliki fungsi sebagai alat untuk memudahkan proses pendidikan. Tidak dilihat sebagai modal yang harus kembali memberi manfaat. Tapi manfaat sebenarnya akan diterima dan dirasakan saat nilai positif pendidikan berkontribusi besar terhadap kesejahteraan masyarakat dan bangsa.

Jadi penjelasan fungsi ekonomi dalam pendidikan adalah sebagai berikut:

  • Kebutuhan pendidikan yang cukup
  • Untuk memperlancar jalannya proses pendidikan, dibutuhkan banyak hal seperti sarana dan prasarana, materi dan media belajar mengajar, alat peraga, serta peralatan dan peralatan belajar mengajar.

Di sinilah peran ekonomi sebagai dana untuk memenuhi hal tersebut.

Pembiayaan operasi pendidikan
Di gedung pendidikan ada instalasi listrik yang digunakan untuk alat atau media visual, lampu, televisi, koneksi telepon, penggunaan air dan sebagainya. Semua itu ada untuk mendukung proses belajar mengajar. Dan tentu saja ada tagihan yang harus dibayar.

Bayar untuk kegiatan dukungan pendidikan
Misalnya seminar untuk mengembangkan kualitas pendidik dan manajer, pertemuan ilmiah atau non-ilmiah, perayaan tertentu, biaya komite acara, studi pendidikan komparatif, kunjungan dan sebagainya yang berkaitan dengan proses pendidikan.

Berikan remunerasi kepada pendidik dan pengelola institusi
Sebagai penghargaan atas kerja keras pendidik dan pengelola institusi pendidikan dalam berkarya untuk menciptakan generasi yang berkualitas, kebutuhan akan remunerasi yang tepat. Dan ekonomi sebagai alat untuk memuaskan pahala.

Tingkatkan semangat dan motivasi pendidik dan pengelola institusi
Untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta konsistensi etika kerja yang baik, insentif atau bahkan penghargaan terkadang dibutuhkan. Hal ini tidak hanya berlaku di dunia bisnis, tapi juga dunia pendidikan. Karena pada dasarnya manusia memiliki kecenderungan untuk terjebak pada titik terendah dalam motivasi dan etos kerja. Bisa juga dikatakan sebagai titik jenuh atau kebosanan. Jadi tidak menjadi salah jika insentif atau penghargaan ada untuk menghilangkan atau mencegah tren tersebut.

Baca Juga:  Macam Macam Motif Ekonomi dan Contohnya

Menciptakan kualitas institusi pendidikan
Kebanyakan orang menilai kualitas institusi pendidikan berdasarkan penampilan fisik atau sesuatu yang dilihat. Seperti bangunan institut yang solid dan besar. Hal ini bisa terjadi jika dibangun dengan menggunakan dana ekonomi. Juga banyak pendidik dan pengelola institusi.

Bisa juga ada jika institusi memiliki modal cukup untuk membayarnya. Namun terlepas dari itu, kualitas sumber daya pendidik dan manajemen kelembagaan lebih menjadi prioritas. Dengan demikian, untuk menciptakan kualitas institusi pendidikan secara keseluruhan perlu ada penyisihan ekonomi yang memadai.

Mengembangkan bidang sains
Dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sains itu sendiri mempengaruhi dunia pendidikan. Sehingga ilmu ekonomi dipelajari sebagai perkembangan dan pergerakan jaman.

Mengembangkan sumber daya manusia berperilaku ekonomis
Perilaku ekonomi yaitu memahami dan menerapkan prinsip ekonomi seperti efisien, hidup hemat, memiliki keterampilan produktif dan efisien, memiliki etos kerja dan lain sebagainya.

Sumber daya manusia yang terkait dalam dunia pendidikan adalah pendidik, staf pendukung dan pengelola lembaga pendidikan, serta pelajar (pelajar, pelajar). Dengan mempelajari ilmu ekonomi, diharapkan semua sumber daya manusia yang terkait mampu menerapkan prinsip ekonomi terhadap kemajuan institusi pendidik pada khususnya, dan kemajuan masyarakat dan bangsa pada umumnya.

Urgensi Ekonomi dalam Pendidikan
Dalam UUD 1945 Pasal 31 jelas dinyatakan tentang hak atas pendidikan bagi setiap warga negara. Jadi sudah diakui bahwa pendidikan merupakan hak asasi manusia yang mendasar bagi warga negara atau anak bangsa. Karena itu, semua komponen bangsa wajib dan bertanggung jawab atas kehidupan intelektual bangsa melalui pendidikan, termasuk komponen ini adalah orang tua, masyarakat dan pemerintah.

Seperti dijelaskan di atas, bahwa pendidikan membuat sumber daya manusia berkualitas karena banyak hal yang bisa dipahami sehingga siap menghadapi lingkungan nyata di masyarakat, terutama dunia kerja. Oleh karena itu, menjadi wajar bahwa sebuah bangsa yang memiliki manusia dengan tingkat pendidikan tinggi akan dapat bersaing dalam ekonomi yang tumbuh pesat dalam skala nasional dan internasional.

Baca Juga:  5 Fungsi Ilmu Ekonomi Daerah dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Dengan demikian pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui proses pendidikan sangat penting bagi pembangunan ekonomi bangsa. Berkaitan dengan itu, segala bentuk usaha kelancaran proses pendidikan selalu melibatkan aspek ekonomi. Kelengkapan sarana dan prasarana, materi dan media belajar-mengajar, alat peraga, peralatan belajar mengajar; Semuanya harus diisi dengan dana atau uang.

Pengembangan pendidikan berarti banyak tujuan yang ingin dicapai. Sehingga semakin banyak gol, semakin banyak dana yang dibutuhkan. Untuk menciptakan hubungan timbal balik yang diharapkan dari sektor ekonomi dan pendidikan.

Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *