Nama Nama Badan Kerjasama Ekonomi Regional

SejutaArtikel.Com – Nama Nama Badan Kerjasama Ekonomi Regional – Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai bentuk-bentuk kerjasama, baik formal maupun non formal. Di mana pun kita berada, kita akan melakukan bentuk kerja sama. Tidak hanya di dunia ekonomi tetapi juga di berbagai bidang.

Di dunia pendidikan kita sering tahu ada organisasi banyak di mana ada beberapa orang yang bekerja sama, seperti Koperasi, PMR, Pramuka, OSIS, UKM dan lain-lain.

Di dunia politik juga ada partai politik, di mana ada juga orang yang memiliki tujuan yang sama dan ingin mencapainya. Ini wajar karena pada dasarnya kerjasama diperlukan untuk mencapai suatu tujuan atau pemenuhan kebutuhan, di samping adanya kerjasama manusia ini lebih mudah dan cepat dalam melakukan sesuatu.

Kerja sama memiliki berbagai bentuk dilihat dari sisi tujuan yang dicapai, cakupan wilayah, anggota dan lain sebagainya. Salah satu kerja sama yang akan kita diskusikan dalam sisni adalah kerja sama berdasarkan ruang lingkup wilayahnya, yaitu wilayah regional.

Dalam artikel ini kita akan membahas badan kerjasama ekonomi regional. Namun sebelum membahas nama nama badan kerjasama ekonomi regional, alangkah baiknya anda mengetahui terlebih dahulu apa itu kerjasama ekonomi regional?

 

Pengertian Kerjasama Ekonomi Regional

Kerjasama ekonomi regional adalah kerja sama yang dilakukan oleh beberapa negara di kawasan regional untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan mendapatkan manfaat dan keuntungan.

Tentunya kerjasama ini tidak akan bisa berjalan dengan lancar membutuhkan pihak-pihak tertuntu yang menjalankan semua bentuk program, dan mengimplementasikan hal-hal lain yang berorientasi pada pencapaian suatu tujuan.

Ada beberapa Lembaga Kerjasama Ekonomi Regional yang di ikuti indonesia, dan badan kerjasama ekonomi regional ini penting bagi indonesia;

1. ASEAN

Badan Kerjasama Ekonomi Regional
ASEAN : Gambar google.com

Kita tahu bahwa ASEAN adalah lembaga atau sebagai forum untuk negara-negara Asia Tenggara, ada 10 negara di Asia Tenggara yang merupakan anggota ASEAN, yaitu Indonesia, Singapura, Tahiland, Malaysia, Myanmar, Brunei Darussalam, Vietnam, Kamboja, Laos, dan Filipina.

Baca Juga:  Pengertian Kerjasama Multilateral dan Bentuk Kerjasamanya

Negara-negara ini berkomitmen satu sama lain dan bekerja sama dalam pencapaian tujuan bersama, di mana satu sama lain akan membantu mereka yang membutuhkan.

Banyak bidang dipelajari dan dilaksanakan oleh ASEAN, salah satunya di bidang ekonomi. Dimana tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan standar hidup masyarakat ASEAN dan menciptakan suasana atau ekonomi pasar yang kondusif. dalam bidang ekonomi ini, ASEAN memiliki setidaknya lima komite yang mengelola dan mengelola semua bentuk program dan segala yang terkait dengan bidang ekonomi, termasuk:

Komite Keuangan dan Perbankan (COFAB)
Komite ini bertanggung jawab untuk mengelola dan mengelola keuangan dan perbankan di kawasan ASEAN, di mana semua bentuk aktivitas keuangan ada di setiap negara anggota. Dimana komite ini akan selalu mengawasi dan memantau semua kegiatan Bank dan perjalanan atau sirkulasi keuangan di setiap negara anggota.

Jadi komite ini memainkan peran penting dalam mengatasi segala bentuk masalah terkait keuangan yang ada. Dan Anda harus tahu bahwa komite tersebut berlokasi di Thailand.

Komite Pangan, Pertanian, dan Kehutanan atau Komite Pangan dan Hutan Pangan (COFAF)
Komite memiliki tugas dan wewenang dalam hal makanan, pertanian dan kehutanan. Dimana anggota dan bagian dari komite ini bertanggung jawab penuh atas masalah yang mempengaruhi bidang makanan, pertanian atau kehutanan.

Selain itu, panitia juga menyediakan program dan konseling untuk mengatasi masalah atau orang lain. Anggaplah bahwa di negara anggota yang mengalami sebab-akibat kelangkaan atau krisis pangan maka komite ini harus bertindak dan mencari solusi dari masalah ini. Komite ini berdomisili di Indonesia.

Komite Industri, Mineral dan Energi atau Komite di Industri, Pertambangan dan Energi (COIME)
Satu komite ini berfokus pada manajemen industri, mineral dan energi. Di mana mereka akan bertugas mengawasi, mengelola dan memanfaatkan mineral dan energi yang ada di negara-negara anggota.

Baca Juga:  Kerjasama Ekonomi Internasional dan Tujuannya

Kita tahu bahwa negara-negara di Asia Tenggara memiliki kekayaan sumber daya dalam bentuk industri, mineral, dan energi. Tapi masalahnya adalah tidak adanya ahli dan teknologi mutakhir untuk memanfaatkan sumber daya ini. Maka dibentuklah komite yang mnegurusi dan kelola sumber daya tersebut. Komite ini ada di Filipina.

Komite Transportasi dan Komunikasi (COTAC)
Komunikasi adalah salah satu aspek penting yang mampu menghubungkan keinginan satu pihak dengan pihak lain. Komunikasi adalah sarana penting untuk mencapai suatu tujuan. Mempertimbangkan pentingnya komunikasi dan hubungan, ASEAN memutuskan untuk membentuk komite yang bertanggung jawab mengelola dan mengelola komunikasi dan komunikasi. Panitia ini berlokasi di Malaysia.

Komunikasi dan komunikasi yang dimaksud di sini adalah hubungan antara negara, masuk dan keluarnya produk dan lainnya, komunikasi serta hubungan internasional.

Komite Perdagangan dan Pariwisata atau Komite Perdagangan dan Pariwisata (COTT)
Daerah yang tidak kalah pentingnya adalah perdagangan dan pariwisata, boleh dibilang kedua bidang ini sangat berpengaruh bagi perekonomian suatu negara.

Aktivitas perdagangan bisa dibilang sebagai kegiatan ekonomi utama suatu negara, perdagangan adalah penting karena dapat berkontribusi pada pendapatan negara. Selain itu, kegiatan tambahan yang dapat meningkatkan pemasukan devisa negara adalah pariwisata. Pariwisata adalah salah satu daerah dengan potensi besar untuk dikembangkan.

Contoh Indonesia menjadi salah satu tujuan pariwisata di Asia Tenggara. Mengingat potensi besar yang dimiliki kedua bidang ini, ASEAN memutuskan untuk membentuk komite yang berfokus pada pengawasan, pengembangan dan pengelolaan perdagangan dan pariwisata, yang berlokasi di Singapura.

2. APEC

Badan Kerjasama Ekonomi Regional
APEC: Gambar dari google.com

Salah satu organisasi dalam lingkup kerja sama regional adalah kreatif ekonomi APEC atau Asia Pasifik. APEC adalah forum kerjasama di bidang ekonomi negara-negara di Asia dan Pasifik. Anda perlu tahu bahwa APEC didirikan di Australia pada tahun 1989. Dalam hal ini negara kita juga menjadi salah satu anggota APEC ini.

Baca Juga:  Pengertian Ilmu Ekonomi Regional Dan Fungsinya

Pada 5 November 1994 Indonesia menjadi tuan rumah KTT APEC ke-2, yang menghasilkan perumusan besar Deklarasi Bogor yang menjelaskan bagaimana APEC meluncurkan dan merencanakan perdagangan bebas yang diprediksi akan berjalan pada tahun 2010 di negara-negara maju dan pada tahun 2020 di negara-negara berkembang seperti Indonesia sendiri.

Pada dasarnya, lembaga APEC ini memiliki tujuan utama yang dilakukan yaitu kerjasama dalam perdagangan, pariwisata, investasi, dan penguatan perdagangan multilateral untuk kepentingan Asia Pasifik. Anggota APEC ini terdiri dari beberapa negara di Benua Asia, Australia, Amerika Utara dan Amerika Selatan.

3. ADB

Badan Kerjasama Ekonomi Regional
ADB : Gambar dari google.com

ADB atau Bank Pembangunan Asia atau yang sering kita sebut Bank Pembangunan Asia. Lembaga ini didirikan pada 19 Desember 1966 di Manila, Filipina.

Lembaga ini terdiri dari beberapa anggota yaitu negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Lembaga ini didedikasikan untuk membawa dan mencapai tujuan untuk memberikan bantuan kepada negara-negara Asia yang menerapkan pembangunan dengan memberikan pinjaman lunak.

Pinjaman lunak adalah pinjaman yang jangka waktu pembayarannya dalam jangka panjang dan bunga yang dikenakan juga relatif rendah.

Demikianlah beberapa nama nama lembaga (organisasi) kerjasama ekonomi regional. Dimana masing-masing institusi membawa tujuan utamanya masing-masing. Pada dasarnya, lembaga-lembaga ini di sini untuk mendukung kerjasama regional ini, berharap kerjasama akan lebih baik dan lebih produktif.

Sehingga negara-negara yang menjadi anggotanya akan mampu meningkatkan tingkat kehidupan masyarakat di dalamnya dan mampu mengisi negara khas yang sewaktu-waktu dapat digunakan dalam menyelesaikan suatu masalah.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *