Model Atom Thomson Roti Kismis

Model Atom Thomson Roti Kismis – Tahun 1897, ilmuwan Inggris yang bernama Joseph John Thomson menggunakan tabung sinar katode khusus untuk meletakkan medan listrik dan medan magnet untuk melakukan pengukuran kuantitatif karakteristik sinar katode. sebuah argumen bahwa sinar katode merupakan berkas partikel-partikel dan menguak sifat-sifat dari sinar tersebut.

a. Sinar katode dibelokkan ke atas jika sinar katode dipengaruhi medan magnet.
b. Sinar katode tidak diboleh belokan Jika pengaruh medan listrik dan medan magnet tidak ada.
c. Sinar katode dibelokkan ke bawah jika dipengaruhi medan listrik.

Baca juga Model Atom Rutherford Fisika

Dari eksperimen tersebut Thomson berhasil menyebarkan dua argumen yaitu:

a. Sinar katode bermuatan negatif, karena sinar katode dibelokkan ke dalam medan listrik ke arah pelat logam positif.
b. Sedangkan di dalam medan magnet, sinar katode dibelokkan ke arah pelat logam negatif. akibatnya sinar katode bermuatan positif.

Muatan partikel dan massa menentukan besarnya pembelokan berkas partikel dalam medan magnet. perbandingan partikel dan massa dapat dihitung berdasarkan data ukuran pembelokan dan muatan medan magnet. Jadi nilai partikel dan nilai masa belum dapat ditentukan secara terpisah.

Cara mengetahui muatan medan magnet adalah dengan mengukur muatan medan listrik yang dibutuhkan agar bisa menyeimbangkan muatan medan magnet. nilai partikel dibagi nilai massa selalu sama yaitu 1,76 x 10.

Dari hasil pengamatan tersebut Thomson membuktikan bahwa sinar katode merupakan berkas elektron atau partikel bermuatan negatif yang selalu ada dalam setiap materi. pendapat ini belum bisa memuaskan para ilmuwan dan masih menyisakan pertanyaan yaitu “Apakah partikel terkecil materi sebagaimana yang diterangkan John Dalton berkaitan dengan elektron dan atom???”

Pada akhirnya tahun 1898, Joseph Thomson merancang suatu model atom dan menyatakan bahwa atom tersusun dari partikel-partikel terkecil; elektron. Hal ini disebabkan karena massa elektron lebih kecil daripada massa atom.

Atom bersifat netral; apabila elektron bermuatan negatif maka sesuatu bermuatan positif juga turut menyusun konstruksi atom. Thomson mengemukakan teorinya yang kemudian menciptakan model atom Thomson.

Bentuk atam bulat dimana muatan listrik positif terdapat merata di dalam atom dinetralkan oleh muatan listrik negatif dan elektron elektron yang berada disekitar muatan positif. perumpamaan elektron dalam atom bagaikan butiran-butiran Kismis di dalam roti.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *