Kelebihan dan Kekurangan Topologi BUS

SejutaArtikel.com | Topologi Bus adalah salah satu bentuk topologi jaringan komputer yang terbilang kuno, tetapi terkadang topologi bus juga masih sering digunakan. Prinsip kerja topologi bus ini seperti bus kota, yang berhenti di setiap terminal atau klien untuk menaikkan dan menurunkan penumpang (paket data di komputer).

Topologi bus sebenarnya cukup sederhana, karena tidak memerlukan banyak perangkat keras jaringan komputer, dan mudah diterapkan. Namun, topologi jaringan bus juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan.

Penjelasan yang lebih lengkap tentang kelebihan dan kekurangan topologi jaringan bus ini dapat diketahui melalui penjelasan di bawah ini;

Kekurangan dan Kelebihan Topologi BUS
Kekurangan dan Kelebihan Topologi BUS

Kelebihan Topologi Bus

Menghubungkan kabel jaringan secara linear dan berseri-seri
Keuntungan pertama adalah, topologi jaringan bus menggunakan konsep dan juga prinsip serial dalam penyusunan kabel, yang disusun secara linier. Ini berarti, topologi bus praktis dan sangat mudah digunakan, dan diterapkan.

Penyiapan kabel secara serial maupun liner, artinya setiap kabel pada jaringan jaringan BUS bertopologi dapat melakukan streaming dan mengirimkan paket data serta informasi yang sama, sehingga masih dapat mendukung kebutuhan pengambilan data yang dilakukan oleh pengguna. Merupakan salah satu pengembangan LAN peer to peer network.

Tidak perlu membutuhkan perangkat keras jaringan yang aktif atau berdiri sendiri
Pusing mencari switch, jembatan, router, hub, dan sebagainya? Jangan khawatir. Jaringan komputer yang menggunakan topologi jaringan bus adalah peralatan yang sangat ekonomis, bahkan tidak memerlukan perangkat keras jaringan yang berdiri sendiri atau aktif sama sekali, seperti hub, router, switch, dan sebagainya.

Cukup dengan menggunakan kabel jaringan saja, maka Anda dapat membangun jaringan komputer Anda yang menggunakan prinsip topologi jaringan bus. Jadi Anda tidak perlu repot untuk menyiapkan dan mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli peralatan dan perangkat keras jaringan yang harganya cukup menguras kantong Anda.

Baca Juga:  Pengertian Topologi BUS serta Kelebihan dan Kekurangannya

Hanya membutuhkan konektor tipe-T
Seperti disebutkan sebelumnya, jaringan komputer yang menggunakan topologi jaringan bus tidak memerlukan perangkat jaringan komputer aktif, seperti switch, hub atau router. Satu-satunya peningkatan yang mungkin diperlukan adalah konektor tipe-T.

Konektor tipe T ini mirip dengan fungsi sambungan pipa di pipa jaringan air pipa, yang berfungsi untuk membagi jalur jaringan dan jalur transmisi data pada jaringan komputer yang bertopologi bus yang Anda buat.

Cocok untuk kebutuhan jaringan yang terdiri dari kurang dari 8 komputer, dengan lalu lintas data rendah
Bagi Anda yang hanya membutuhkan jaringna komputer untuk beberapa pengguna, Anda dapat menggunakan topologi bus ini. banyak ahli mengatakan, topologi bus ini cocok untuk kebutuhan jaringan dengan jumlah pengguna yang tidak lebih dari 8 pengguna.

Jadi, bagi Anda yang ingin membangun jaringan yang sederhana dan juga tidak perlu banyak trafik, penggunaan topologi jaringan bus sangat cocok untuk Anda terapkan di jaringan Anda.

Kekurangan Topologi Bus

Kabel jaringan
Ya, ini adalah salah satu kelemahan, dan kurangnya penggunaan jaringan komputer yang menggunakan topologi jaringan bus. Topologi jaringan bus tidak memerlukan perangkat keras jaringan tambahan, seperti switch atau router, tetapi topologi bus adalah salah satu jenis topologi jaringan yang sangat boros kabel jaringan.

Hal ini memungkinkan Anda untuk benar-benar pintar dalam mengelola lokasi kabel jaringan Anda, agar tidak terlihat berantakan dan tidak terorganisir, dan untuk mencegah kabel jaringan Anda menjadi seekor hewan pengerat, seperti mouse, yang sering menyebabkan masalah pada jaringan kabel.

Ketika satu kabel terganggu, seluruh jaringan akan gagal
Pengaturan kabel jaringan yang diatur secara serial dalam topologi jaringan bus bukan berarti tanpa hambatan. Karena terhubung dan diatur secara seri, maka ketika ada satu kabel yang memiliki gangguan, tentu ini akan mempengaruhi jaringan.

Baca Juga:  Pengertian Topologi Ring beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Namun, ini terkadang tidak mempengaruhi kualitas dan kinerja jaringan secara signifikan. Namun, ketika kabel jaringan rusak, jaringan mungkin juga gagal, dan mengganggu lalu lintas di jaringan.

Sulit untuk menemukan sumber masalah ketika guncangan terganggu
Ketika ada gangguan pada jaringan, maka yang mungkin sulit adalah menemukan sumber masalahnya. Karena menggunakan sistem pemasangan kabel jaringan serial, maka ketika terjadi gangguan, kita harus benar-benar mencari masalah yang muncul.

Dan proses mencari sumber masalah ini tidaklah mudah, karena banyaknya kabel yang digunakan dalam jaringan komputer yang menggunakan topologi bus.

Akan memperlambat proses transmisi saat menanggung beban lalu lintas data yang padat dan padat
Salah satu kelemahan lain dari topologi bus yang menyebabkan topologi ini menjadi kurang populer adalah karena kemampuan menangani trafik yang tidak terlalu bagus.

Ketika jaringan sedang sibuk, dan memiliki aktivitas yang sangat tinggi, maka ini akan sangat mempengaruhi aktivitas jaringan secara keseluruhan. Anda akan merasa jaringan Anda melambat, dan pada akhirnya ini akan sangat mengganggu aktivitas Anda menggunakan jaringan.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *