Jenis Tipe Kabel Ethernet dan Fungsinya

Jenis Tipe Kabel Ethernet dan Fungsinya – Ethernet adalah jenis umum pengkabelan dan pemrosesan sinyal yang digunakan untuk menerapkan jaringan komputer. Ethernet adalah teknologi dalam komunitas yang dikenal sebagai antarmuka, yang digunakan untuk konektivitas perangkat komputer atau laptop di hampir setiap jaringan LAN (Local Area Network) di dunia.

Teknologi Ethernet mudah untuk diadaptasi oleh perangkat seperti scanner, modem, faks, telepon VoIP dan perangkat teknologi informasi lainnya. Fungsi ethernet itu sendiri memastikan koneksi dalam jaringan komputer terhubung dengan benar, sehingga dapat memberikan sinyal jaringan yang baik untuk berbagai pengguna.

Ada beberapa jenis kabel yang dapat digunakan untuk menerapkan jaringan, yaitu sebagai berikut:

Thin Ethernet
Thin ethernet atau thinet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif rendah dibandingkan dengan jenis kabel lainnya dan juga pemasangan komponen yang lebih mudah. Panjang kabel koaksial / RG-58 tipis adalah antara 0,5-185 m dan maksimum 30 komputer yang terhubung.

Jenis Tipe Kabel Ethernet dan Fungsinya
Jenis Tipe Kabel Ethernet dan Fungsinya

Thick Ethernet

Dengan ethernet tebal, jumlah komputer yang dapat terhubung dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antar komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pemasangan kabel lebih mahal dan pemasangannya relatif lebih sulit daripada thinnet.

Jenis Tipe Kabel Ethernet dan Fungsinya
Jenis Tipe Kabel Ethernet dan Fungsinya

Dalam thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel ethernet tebal maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver yang terhubung.

Twisted Pair

Kabel twisted pair dibagi menjadi dua jenis, yaitu terlindung dan tidak digerakkan. Terlindung adalah jenis kabel yang memiliki pembungkus, sementara unshielded tidak memiliki pembungkus.

Jenis Tipe Kabel Ethernet dan Fungsinya
Jenis Tipe Kabel Ethernet dan Fungsinya

Untuk koneksi, kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45. Pada jaringan twisted pair (10 Base T), komputer disusun untuk membentuk pola bintang. Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang merupakan pusat HUB.

Baca Juga:  Jenis Jenis Kabel Jaringan Komputer beserta Fungsi dan Gambarnya

Twisted pair pada umumnya lebih andal daripada thin coak karena HUB memiliki kemampuan koreksi kesalahan data dan meningkatkan kecepatan transmisi. Saat ini, ada beberapa kelas atau kategori kabel twisted pair.

Kategori 5 adalah yang paling dapat diandalkan dan memiliki kompatibilitas tinggi, dan paling direkomendasikan. Berjalan dengan baik pada 10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kategori 5 kabel dapat dibuat langsung melalui atau menyeberang.

Fiber Optik

Jaringan yang menggunakan serat optik (FO) biasanya adalah perusahaan besar, karena harga dan proses instalasi lebih sulit. Namun, jaringan yang menggunakan FO dalam hal keandalan dan kecepatan tidak diragukan.

Kecepatan transfer data dengan media FO lebih besar dari 100 Mbps.

 

Jenis Tipe Kabel Ethernet dan Fungsinya

Ethernet adalah salah satu perangkat keras jaringan komputer yang digunakan untuk mendukung jaringan komputer ke komputer pengguna. Bila dilihat dari kecepatan akses data, Ethernet dibagi menjadi empat jenis, yaitu sebagai berikut:

1. Ethernet
Memiliki kecepatan akses data 10 Mbit / detik dengan standar yang digunakan adalah: 10 Base T, 10 Base F, 10 Base 2 dan 10 Base 5.

10 Base T
Untuk 10 tipe T Base Ethernet menggunakan topologi bintang. Jenis topologi bintang ini, instalasi mudah dan mudah untuk mengecek apakah ada kerusakan pada jaringan.Karena itu paling banyak digunakan. Dalam 10 Basis T kabel yang digunakan tidak koaksial tetapi kabel UTP.

10 Basis F
Untuk tipe 10 Base F kabel yang digunakan adalah kabel fiber optik. Tipe ini jarang digunakan, karena pemasangannya tidak mudah dan relatif mahal. Biasanya tipe ini digunakan untuk interkoneksi (penghubung) antar segmen karena jaraknya bisa mencapai 2000 m, dan menggunakan kabel dengan tipe fiber optic. Dalam 10 Basis F, untuk transmisi output (TX) dan input (RX) menggunakan kabel / media yang berbeda.

Baca Juga:  Pengertian Jaringan WAN serta Kelebihan dan Kekurangannya

10 Basis 2
Tipe 10 Base 2 memiliki struktur jaringan berbentuk bus. Namun kabel yang digunakan lebih kecil, berdiameter 5 mm dengan tipe twisted pair. 10 Base 2 juga bisa disebut Thin Ethernet, karena menggunakan kabel Thin Coaxial atau disebut sebagai Net Murah.

Panjang maksimum segmen menjadi lebih pendek, sekitar 185 m, dan dapat dihubungkan ke 5 segmen hingga sekitar 925 m. Segmen hanya mampu menampung tidak lebih dari 30 unit komputer saja. Dalam jaringan ini juga diperlukan konsentrator yang membuat ujung-ujung medium bus transmisi menjadi 50 ohm beresistansi. Untuk jenis konektor yang digunakan adalah tipe BNC.

10 Basis 5
10 Base 5 juga disebut Thick Ethernet, Untuk menggunakan kabel Coaxial Tebal. Topologi jenis ini menggunakan topologi bus.

2. Fast Ethernet
Fast Ethernet Memiliki kecepatan akses data 100 Mbit / s dan standar yang digunakan adalah: 100 Base FX, 100 Base T, 100 Base T4, dan 100 Base TX. Protokol ini memberikan kecepatan 10 kali lebih tinggi dari 10 Base T dengan harga yang relatif rendah. Fast Ethernet bergantung pada jenis media / kabel yang digunakan, termasuk beberapa tipe:

100Base TX. Protokol 100 Base TX mendukung penggunaan kabel UTP kategori 5 seperti yang digunakan oleh 10 Base T, sehingga dapat digunakan tanpa banyak mengubah distribusi kabel yang ada.
100BaseFX. Protokol jenis ini mendukung penggunaan kabel serat optik dengan jarak maksimum 412 meter.
100BaseT. 100 Base T juga disebut Fast Ethernet atau 100 Base X, adalah ethernet yang memiliki kecepatan 100 Mbps.

3. Gigabit Ethernet
Memiliki kecepatan akses data 1000 Mbit / detik atau 1 Gbit / detik. Standar yang digunakan: 1000 Base CX, 1000 Base LX, 1000 Base SX, dan 1000 Base T. Gigabit Ethernet adalah tipe protokol Ethernet terbaru yang mendukung kecepatan 1.000 Mbps. Gigabit Ethernet tergantung pada jenis media yang digunakan, yang terdiri dari yang berikut:

Baca Juga:  Pengembangan Jaringan Komputer dari Waktu ke Waktu Hingga Sekarang

1000 Base TX
Ini adalah tipe protokol Ethernet terbaru yang menggunakan kecepatan 1000 Gigabit per detik (Gbps) dan mendukung penggunaan kabel kategori UTP 5.

1000 Base SX dan 1000 Base LX
1000 Base SX dan 1000 Base LX berdasarkan spesifikasi 802.3z yang mendukung penggunaan media serat optik yang mampu meneruskan data dengan panjang kabel hingga 550 meter untuk protokol 1000 Base SX, dan 3000 meter untuk protokol 1000 Base LX, tergantung pada jenis dan mode serat optik yang digunakan.

10.000 Mbit / detik atau 10 Gbit / detik
Untuk ethernet yang satu ini, standar belum diimplementasikan di banyak perangkat komputer.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *