Fungsi Routing Table Pada Router

April 21, 2018 | Penulis: | Posted in Pendidikan

Fungsi Routing Table Pada Router – Router adalah salah satu perangkat keras jaringan komputer yang banyak digunakan dalam jaringan komputer. Fungsi router pada jaringan komputer adalah melakukan proses routing atau tuning. Jika diibaratkan jalur transportasi di darat, maka router ditugasi melakukan tuning di jalur mana saja yang akan dilewati oleh kendaraan.

Dalam aplikasi ada istilah, yaitu proses routing. Proses routing itu sendiri berarti proses yang dilakukan untuk melakukan tuning, yang merupakan protokol yang digunakan untuk mendapatkan rute dari satu jaringan ke jaringan lain. Ketika proses routing terjadi, administrator dapat memilih proses routing berdasarkan pada tabel routing yang telah dibuat.

Penggunaan Tabel Routing

Dalam aplikasinya, baik router statis maupun dinamis, hal yang sama membutuhkan penggunaan tabel routing. Namun, tentu saja proses yang harus dilakukan dalam membangun tabel routing akan berbeda-beda, sesuai dengan tipe router yang akan digunakan.

Fungsi Routing Table

Fungsi Routing Table

Fungsi Tabel Routing Pada Router

Pada dasarnya, sebuah tabel routing memiliki fungsi yang sangat vital terhadap proses routing yang terjadi pada jaringan komputer. Tanpa tabel routing, proses routing tidak akan berfungsi, dan akhirnya jaringan tidak akan dapat berjalan dengan baik, seperti yang direncanakan.

Berikut ini adalah beberapa fungsi utama dari tabel routing:

1. Memberikan informasi tentang jalur mana yang dilewatkan oleh paket data
Fungsi tabel routing pertama adalah untuk router untuk mengetahui informasi tentang jalur atau rute yang dilewatkan oleh paket data. Ini tentu saja sangat penting, karena kondisi rute yang dipilih akan mempengaruhi banyak hal dalam mengirim paket data. Misalnya, kecepatan transfer, atau kecepatan koneksi.

Baca Juga:  Fungsi LAN Card Pada Jaringan Komputer

Dengan tabel routing, maka setiap router baik statis maupun dinamis akan tahu jalur mana yang harus dilalui. Ini bisa diibaratkan untuk perjalanan jarak jauh dengan kendaraan. Jika Anda sudah memiliki peta (analogi tabel routing), maka kita akan menjadi lebih mudah dalam mencapai tujuan kita.

2. Menutup atau membuka jalur paket data
Tabel routing juga memiliki fungsi untuk membuka dan juga menutup jalur yang akan digunakan. Misalnya, ketika ada jalur baru yang akan dibuka untuk melewati paket data, maka tabel routing akan diubah, sehingga nantinya router akan mengirim paket data melewati jalur abru.

Dan sebaliknya. Jika tabel routing memiliki konfigurasi untuk menutup salah satu jalur, router tidak akan mengirim paket data ke jalur tertutup dalam tabel routing. Oleh karena itu, tabel routing sangat penting fungsinya dalam proses routing.

3. Membantu router dalam mengkonfigurasi alamat IP rute
Tabel routing juga akan berisi konfigurasi jalur yang akan dilewati oleh paket data. Dengan tabel routing ini, router akan lebih mudah untuk mengkonfigurasi rute IP untuk pergi.

4. Mencegah terjadinya kesalahan pengiriman paket data
Dengan fungsi routing table yang membantu membuat proses konfigurasi IP Route, maka ini tentu saja akan membantu proses pengiriman paket data yang salah kirim. Router akan mengirim paket data sesuai dengan alamat IP dari rute yang sudah ada di tabel routing, jadi ini akan menghindari kesalahan dalam proses pengiriman atau pengiriman data.

Tabel Routing pada Routing Statis

Static routing atau static routing adalah proses routing yang menggunakan router statis, di mana semua proses routing dilakukan secara manual oleh administrator. Pekerjaan administrator akan menjadi lebih berat, karena mereka bertanggung jawab penuh atas router serta proses routing yang dijalankan oleh masing-masing router tersebut.

Baca Juga:  Jenis Jenis Kabel Jaringan Komputer beserta Fungsi dan Gambarnya

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dan menjadi karakteristik dari perutean statis:
Router statis memerlukan pengetahuan yang baik tentang administrator tentang proses routing, routing tabel, dan juga memecahkan masalah pada perangkat router
Banyak digunakan untuk jaringan berskala besar
Memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi
Dapat membantu mempermudah kinerja prosesor pada router, karena router tidak perlu mengambil rute secara otomatis dari perangkat lain.

Salah satu hal penting pada router statis adalah bahwa administrator harus memahami pembuatan tabel routing. Setiap router akan membaca tabel routing yang dibuat secara manual oleh administrator, sehingga jika ada penambahan dan juga pengurangan rute, maka administrator harus bekerja keras untuk mengubah isi tabel rotasi secara manual.

Tabel Routing pada Router Dinamis

Dynamic Routing atau rooting dinamis adalah jenis proses routing yang lebih sederhana dan lebih sederhana. Routing secara dinamis memungkinkan setiap router untuk mengambil dan juga mengingat rute di router lain, dan menyimpannya di tabel routing secara otomatis.

Salah satu fitur paling menonjol dari penggunaan routing dinamis adalah protokol routng. Protokol routing adalah protokol yang digunakan untuk membangun komunikasi antar komputer. Protokol routing ini memungkinkan setiap perangkat keras router untuk melakukan:

Saling berbagi atau berbagi informasi jaringan dan koneksi di setiap router
Buat tabel routing secara mandiri, berdasarkan hasil komunikasi yang dilakukan antar router
Atur informasi yang diterima dari router lain untuk mengkonfigurasi tabel routing yang mereka miliki
Pelajari semua router yang ada
Letakkan rute terbaik untuk membuat proses transmisi data paket
Simpan rute ke dalam tabel routing
Secara otomatis menghapus rute yang tidak lagi balid
Untuk mengetahui perubahan perubahan topologi jaringan, atau konfigurasi ulang jaringan komputer
Dapat mengidentifikasi keputusan routing yang salah, sehingga meminimalkan kesalahan yang akan terjadi

Baca Juga:  8 Fungsi Switch Pada Jaringan Komputer

Karena penggunaannya yang praktis, router dinamis atau proses routing dinamis banyak digunakan pada jaringan skala besar, yang memerlukan routing, reroute, penghapusan rute, penambahan rute dan perubahan jaringan yang terlalu sering. Dengan begitu, proses pengubahan rute ini akan berjalan dengan cepat, tanpa harus menunggu administrator untuk mengubah konfigurasi dari tabel routing yang ada terlebih dahulu.

Penulis:

This author has published 758 articles so far. More info about the author is coming soon.

Tinggalkan Balasan