Fungsi Hutan Mangrove Bagi Konservasi Pantai dan Daerah Pesisir

Fungsi Hutan Mangrove Bagi Konservasi Pantai dan Daerah Pesisir –┬áHutan mangrove, tentunya Anda sudah familiar dengan istilah yang satu ini. Ya, hutan mangrove atau yang biasa dikenal dengan Mangroove adalah salah satu jenis hutan yang meskipun tidak sebesar dan seluas hutan lindung, ia memiliki banyak fungsi untuk menjaga daratan dari pasang surut air laut.

Biasanya, hutan mangrove juga sering disebut penjaga pantai, karena secara harfiah mangrove adalah hal pertama yang akan menjaga pantai atau daratan dari air laut. Saat ini hutan mangrove sedang terancam, karena beberapa hutan mangrove rusak berat, yang disebabkan oleh pembukaan lahan untuk tujuan komersial, seperti perluasan lahan dan pembangunan besar-besaran. Namun, tidak sedikit juga mereka yang peduli dan akhirnya turut menjaga keberadaan hutan mangrove, sehingga bisa bertahan.

 

Fungsi Hutan Mangrove

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari hutan mangrove:

1. Sebagai sumber konsumsi
Beberapa buah, biji dan juga daun dari jenis tanaman yang hidup di hutan mangrove dapat dimanfaatkan untuk konsumsi sehari-hari. Jenis dedaunan sering diolah sebagai sayuran atau sayuran, seperti spesies pakis laut. Biji-bijian dan juga buah dari tanaman yang terkandung dalam mangrove juga sering dimakan, dan tentu saja juga memiliki nilai gizi yang tinggi.

2. Apotek hidup
Pemanfaatan hutan mangrove sebagai apotek hidup kini telah dimulai. Bagaimana tidak, hampir semua jenis tanaman yang tumbuh dan juga hidup di hutan mangrove dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat alias apotek hidup. Dengan fungsi ini, secara tidak langsung hutan mangrove dapat bertindak sebagai apotek hidup yang dapat membantu mengatasi masalah kesehatan yang dialami oleh mereka yang tinggal di sekitar hutan mangrove.

3. Mempertahankan stabilitas garis pantai
Fungsi penting lain dari hutan mangrove adalah untuk membantu menjaga stabilitas garis pantai. Stabilitas garis pantai sangat penting untuk dijaga, karena jika tidak terjaga, maka lama kelamaan garis pantai akan terkikis. Kondisi ini kemudian dapat menyebabkan kerusakan pada lokasi daratan dan juga pantai, di mana akan terjadi abrasi yang disebabkan oleh air laut. Ini akan menyebabkan tanah menjadi lebih sempit dan juga terkikis, sehingga pasti akan merusak kehidupan di sekitar pantai.

Baca Juga:  Jenis-Jenis Hutan Berdasarkan Tempat Tumbuhnya
Fungsi hutan mangrove
Fungsi hutan mangrove

4. Mencegah tsunami
Aceh dan Jepang adalah tempat yang pernah terkena tsunami. Tsunami itu sendiri dapat dicegah, atau setidaknya mengurangi dampak dari kekacauan yang dihasilkan dengan melestarikan dan memulihkan fungsi hutan mangrove. Dengan demikian, bencana tsunami bisa dicegah.

5. Mengurangi gelombang air laut
Alasan utama mengapa mangrove dapat mencegah bencana alam seperti tsunami adalah karena pohon dan perkebunan di hutan mangrove memiliki kemampuan yang sangat baik untuk mengurangi gelombang pasang. Jadi, ketika gelombang air laut pasang, hutan mangrove mampu mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Setidaknya, 60% dari gelombang air laut dapat dikurangi dengan keberadaan hutan mangrove, jadi wajar saja keberadaan hutan mangrove ini dapat membantu mencegah dan mengurangi dampak buruk tsunami dan air pasang.

6. Mencegah abrasi
Abrasi adalah proses mengikis tanah atau tanah, yang sebagian besar disebabkan oleh faktor gelombang air laut. Ketika tanah terlalu sering gesekan dengan air laut, maka akan menyebabkan abrasi, dimana tanah akan menjadi semakin terkikis dan menyempit.

Hal ini dapat menyebabkan penurunan luas lahan, dan dapat menyebabkan air laut dengan mudah naik ke permukaan. Hutan mangrove adalah yang membuat ini terjadi. Dengan keberadaan hutan mangrove sebagai tameng dari tanah air laut, maka kemungkinan abrasi bisa diminimalkan.

7. Mencegah intrusi air laut dan menahan lumpur
Seperti disebutkan sebelumnya, hutan mangrove memiliki fungsi untuk mencegah intrusi air laut, atau masuk dan naiknya gelombang pasang ke permukaan atau tanah. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya rob rob, atau sedimentasi dari lumpur yang ikut ambil bagian. Untuk mencegah hal ini terjadi, hutan mangrove harus difungsikan untuk melindungi tanah dari intrusi air laut.

Baca Juga:  100 Fungsi Hutan untuk Kehidupan Manusia

8. Sebagai lokasi hidup untuk ikan laut
Kawasan hutan mangrove juga daerah yang masih mengandung air laut dalam jumlah besar. Ini membuat lokasi hutan mangrove menjadi tempat hidup dari beberapa hewan laut, seperti ikan, ubur-ubur dan kepiting. Beberapa hewan laut juga menggunakan area mangrove untuk mendukung proses pemijahan dan juga menjadikan hutan mangrove sebagai lahan pembibitan untuk membantu membesarkan anak-anak mereka.

9. Produser kayu untuk bahan bangunan dan kayu bakar
Pohon di hutan mangrove juga bisa dimanfaatkan persis seperti pohon yang ditemukan di hutan pada umumnya. Ya, kayu bisa digunakan sebagai bahan bangunan, seperti pembuatan papan dan perabotan dan furnitur. Selain itu, kayu dari tanaman yang ada di dalam hutan mangrove juga dapat digunakan sebagai kayu bakar, yang dapat menghemat penggunaan bahan bakar fosil.

10. Sebagai bahan baku pulp atau kertas
Sama seperti kayu lainnya, kayu yang berasal dari tanaman di hutan mangrove juga dapat digunakan sebagai bahan baku dari kertas atau bubur kertas. Kertas yang terbuat dari bahan kayu dasar di hutan mangrove memiliki kualitas yang sangat baik, tidak kalah dengan kualitas kertas yang dibuat dengan batang kayu dan juga kulit kayu seperti pada umumnya.

11. Bahan baku tekstil
Kulit pohon yang ditemukan di hutan mangrove juga memiliki fungsi lain, yaitu sebagai bahan baku pembuatan tekstil atau kain.

12. Sebagai pupuk
Para petani juga dapat memanfaatkan lokasi hutan mangrove untuk mengambil pupuk. Biasanya sisa daun yang telah menetap dapat digunakan sebagai pupuk kompos yang dapat menbantu meningkatkan produksi pertanian.

13. Lokasi ekowisata
Sama seperti manfaat sungai, sebagai ekowisata, adalah fungsi umum dari hutan mangrove. Banyak hutan mangrove digunakan sebagai lokasi ekowisata. Hal ini memungkinkan wisatawan dan wisatawan untuk menikmati pemandangan hutan mangrove yang alami dan indah serta menyadari bahwa keberadaan hutan mangrove sangat penting bagi kehidupan serta kepentingan ekosistem. Jadi, saat bepergian, wisatawan dapat berpartisipasi dalam program penanaman dan penghijauan di hutan mangrove untuk membantu melestarikan keberadaan hutan mangrove.

Baca Juga:  10 Hutan Terbesar di Dunia dan Gambarnya

14. Sebagai tanah cadangan transmigrasi dan pemukiman
Ini adalah fungsi lain dari hutan mangrove, meskipun tidak direkomendasikan. Hbak dapat menjadi cadangan lahan pemukiman, di mana bagian dari hutan mangrove dapat diubah menjadi lahan hunian. Namun, itu sebenarnya dapat merusak fungsi utama dari hutan mangrove itu sendiri dan bahkan mungkin menghancurkan keberadaan hutan mangrove.

15. Dikonversi sebagai tanah tambak
Beberapa situs hutan mangrove juga bisa digunakan sebagai kolam ikan tambak. Kondisi air yang baik adalah salah satu hal yang dapat membuat hutan mangrove sangat baik untuk kolam. Dengan tanah serakah di lokasi hutan mangrove, para nelayan tidak perlu repot mencari kolam ke tengah laut, yang tentu saja akan memakan waktu.

Fungsi hutan mangrove sangat banyak dan beragam. Hutan mangrove juga sangat penting dalam mendukung kehidupan manusia serta semua keanekaragaman hayati, terutama hewan laut. Karena itu, kita juga harus menjaga dan juga melestarikan hutan mangrove agar tetap bermanfaat bagi kehidupan kita dan juga keseimbangan lingkungan.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *