Ciri Ciri Negara Maju Di Bidang Ekonomi dan Sosial

Jumat, Januari 26th, 2018 - Ekonomi

6 Ciri Ciri Negara Maju Di Bidang Ekonomi dan Sosial – Ada begitu banyak negara di dunia. Ada 217 negara dengan kondisi geologis, sosial dan ekonomi yang berbeda. Diantara negara ada negara yang memiliki kemajuan ekonomi tinggi. Yang lainnya bisa mengelola negara mereka untuk memenuhi kebutuhan warganya.

Tapi ada juga negara yang masih harus mengandalkan bantuan negara lain. Hubungan ekonomi dan politik suatu negara dengan negara lain memainkan peran penting dalam pembangunan suatu negara. Khusus untuk negara berkembang seperti Indonesia.

Istilah negara maju dan negara berkembang disebutkan untuk mengklasifikasikan negara berdasarkan kondisi sosio-ekonomi mereka. Kita tahu Amerika Serikat, Inggris dan Jepang sebagai salah satu contoh negara maju. Ketiga negara ini terkenal dengan industri maju dan layanannya.

Kemajuan atau bukan negara tidak ditentukan oleh ukuran negara. Misalnya di Asia Tenggara, ada dua negara yang tergolong negara maju meski negara ini tidak begitu besar. Kedua negara tersebut adalah Singapura dan Brunei Darussalam.

Ada beberapa ciri-ciri yang mengindikasikan suatu negara tergolong negara maju atau tidak. Dalam pembahasan ini akan dijelaskan ciri-ciri negara maju di bidang ekonomi saja.

 

6 Ciri Ciri Negara Maju Di Bidang Ekonomi dan Sosial

6 Ciri Ciri Negara Maju Di Bidang Ekonomi dan Sosial

6 Ciri Ciri Negara Maju Di Bidang Ekonomi dan Sosial

1. Pendapatan Per Kapita Tinggi
Fitur utama yang membedakan antara negara maju dan negara berkembang adalah pendapatan per kapita mereka. Pendapatan per kapita digunakan untuk menunjukkan pendapatan rata-rata setiap penduduk di suatu negara. Besarnya ini diperoleh dengan membagi pendapatan nasional dengan jumlah penduduk di Tanah Air.

Dari data IMF tahun 2013, pendapatan per kapita terendah ada di Negara Yunani dengan nilai US $ 23.600 atau lebih dari Rp 300 juta per tahun. Pendapatan per kapita yang tinggi menunjukkan bahwa setiap penduduk negara maju memiliki standar hidup yang tinggi pula. Sebagian besar penduduk mampu memenuhi kebutuhan setiap hari dan kesadaran akan kesejahteraan usia tua juga tinggi.

Baca Juga:  Pengertian Pengangguran Terselubung dan Contohnya

2. Sektor Ekonomi Utama di Bidang Jasa dan Industri
Kegiatan industri dan jasa merupakan sektor utama yang menentukan perekonomian negara. Sebagian besar penduduk negara maju bekerja di bidang industri terutama untuk ekspor ke negara lain atau di bidang jasa. Fitur ini juga menentukan apakah suatu negara termasuk negara maju atau berkembang.

Ada negara-negara yang memiliki pendapatan per kapita tinggi namun tidak berasal dari sektor industri. Salah satunya adalah Nauru, sebuah negara kecil yang berada disamping Papua New Gini. Perekonomian Nauru bukan di sektor industri dan jasa tapi di sektor pertanian.

Meskipun negara maju memiliki ekonomi utama dalam industri dan jasa, namun tidak berarti mereka tidak mengelola sektor lain seperti pertanian. Justru setiap sumber daya alam yang dimiliki dikelola dengan maksimal dengan peralatan canggih. Negara maju seperti Jepang misalnya, teknologi pertanian sudah sangat maju dengan penerapan ilmu pengetahuan modern di segala bidang.

3. Penggunaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Maju
Telah dibahas sebelumnya bahwa ekonomi utama negara maju berasal dari industri dan jasa. Kedua wilayah ini bisa tumbuh dan berkembang jika memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Fasilitas dan infrastruktur tidak hanya peralatan, mesin, dan aplikasi elektronik, tapi juga sumber daya manusianya.

Misalnya, industri pertambangan tidak akan berhasil jika tidak memiliki teknologi pengeboran yang efektif. Tapi semua alat canggih ini tidak ada gunanya jika dioperasikan oleh orang-orang yang tidak memiliki keahlian atau pengalaman di bidang pertambangan.

4. Tingkat Pendidikan dan Ketrampilan yang Lebih Tinggi
Penggunaan alat dan teknologi tidak lepas dari kemampuan dan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki negara maju. Tidak seperti negara-negara berkembang, negara maju menekankan pengembangan pendidikan dan keterampilan penghuninya.

Baca Juga:  5 Fungsi Ilmu Ekonomi Daerah dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Tidak hanya mempelajari teori yang ada, namun populasi banyak negara maju berlomba menciptakan karya dan teknologi baru. Teknologi ini tentu bisa membantu sektor industri dan jasa. Temuan teknologi selanjutnya bisa dijadikan komoditas di bidang industri di negara mereka atau dijual dengan harga tinggi di negara lain.

5. Perekonomian Tidak Bergantung pada Sumber Daya Alam
Tidak seperti banyak negara berkembang yang bergantung pada produk alami, negara maju tidak. Selain menjadikan sektor industri dan jasa sektor ekonomi utama, mereka dapat memanfaatkan sumber daya alamnya secara optimal. Jika tidak ada lahan untuk ditanam, warga negara maju melakukan inovasi inovasi yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

Misalnya adalah Negara Jepang. Di kota besar kota, mereka menggunakan atap bangunan dan rumah sebagai lahan yang cocok untuk menanam sayuran dan buah-buahan. Karena itu negara ini bisa memenuhi kebutuhan sendiri dan menekan kebutuhan impor.

6. Memiliki Pertumbuhan Populasi Rendah dan Harapan Hidup Tinggi
Populasi negara maju memiliki tingkat kesejahteraan dan taraf hidup yang lebih tinggi. Tidak hanya dengan banyaknya jaminan dan tunjangan dari pemerintah, penduduk juga memiliki kesadaran lebih tinggi dalam menjaga kesejahteraan hidupnya di masa depan. Oleh karena itu populasi negara maju telah diperkenalkan tentang tubuh mereka sendiri dan bagaimana menjaganya.

Kesadaran akan pengendalian kelahiran bahkan sudah diperkenalkan sejak usia 12 tahun. Tidak hanya itu, seiring dengan berkembangnya sektor industri, sektor kesehatan juga lebih maju dan canggih. Akibatnya, penyakit yang bisa membahayakan tubuh bisa dideteksi dan diobati lebih efektif.

Demikian gambaran ciri-ciri negara maju di bidang ekonomi. Kesimpulannya, negara maju memiliki sektor utama di industri dan jasa sementara juga memiliki pendapatan per kapita yang tinggi. Sebuah negara tidak dapat diklasifikasikan sebagai negara maju jika sektor utamanya bukan dari keduanya. Meski negara ini juga memiliki pendapatan per kapita yang tinggi.

Ciri Ciri Negara Maju Di Bidang Ekonomi dan Sosial | Sejuta Artikel | 4.5
%d blogger menyukai ini: