Cara Kerja Fiber Optik Sebagai Media Transmisi

Cara Kerja Fiber Optik Sebagai Media Transmisi – Jaringan komputer adalah kumpulan komputer, yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang terhubung satu sama lain dan menciptakan jaringan atau jaringan. Ada banyak hal yang harus diperhatikan dalam membangun jaringan komputer. Jenis-jenis jaringan komputer terdiri dari empat kategori yaitu rentang, distribusi, pemancar, hingga hubungan antar komputer. Jenis-jenis kabel yang digunakan di setiap jaringan tentu memiliki perbedaan.

Jenis kabel jaringan komputer ditentukan berdasarkan jangkauan atau lingkup jaringan yang digunakan. Dengan menentukan kabel dan jenis jaringan yang digunakan akan dapat menjaga data lebih baik, koneksi internetpun lebih aman dan menjadi lebih stabil.

Meskipun cara untuk menjaga keamanan jaringan komputer tidak didasarkan pada perangkat keras jaringan yang satu ini, tetapi akan lebih baik untuk membangun jaringan dengan memperhatikan kemungkinan kecil dasar seperti kabel.

Salah satu hal penting dalam membangun jaringan komputer, selain dari arsitektur dan topologi adalah menentukan perangkat keras jaringan komputer yang harus digunakan dalam membangun jaringan komputer. Perangkat keras jaringan komputer terdiri dari banyak jenis. Berikut ini adalah beberapa jenis perangkat keras jaringan komputer:

  • Komputer server
  • Komputer klien
  • Kabel jaringan
  • NIC
  • Hub
  • Switch
  • Bridge
  • Repeater
  • Router
  • Jalur akses
  • Dan masih banyak lagi

Salah satu jenis perangkat keras jaringan komputer yang paling penting adalah kabel jaringan. Dalam jaringan yang menggunakan kabel, tentu saja penggunaan kabel jaringan sangat mempengaruhi metode transmisi.

Kabel Jaringan Dalam Transmisi dalam Jaringan Komputer
Saat ini penggunaan kabel jaringan pada jaringan komputer terdiri dari 3 jenis kabel jaringan, yaitu:

Kabel Twisted Pair
Tiwisted pair adalah jenis kabel yang paling ekonomis yang banyak digunakan. Biasanya kabel jenis twisted pair ini juga sering diistilahkan sebagai kabel telepon, karena sering digunakan oleh koneksi jaringan yang menggunakan telepon. Kabel jenis ini memiliki harga yang ekonomis, hanya saja kecepatannya hanya terbatas pada 10 hingga 100 Mbps saja, dan jangkauannya tidak terlalu jauh.

Kabel koaksial
Kabel koaksial memiliki struktur yang sama dengan kabel kabel antena di rumah kita. Kabel ini lebih mahal daripada kabel twisted pair, dengan batas kecepatan yang sama seperti kabel twisted pair. Kabel koaksial saat ini jarang digunakan sebagai jaringan, karena dianggap tidak memiliki kelebihan dibandingkan kabel twisted pair.

Baca Juga:  Jenis Tipe Kabel Ethernet dan Fungsinya

Kabel serat optik
Kabel serat optik (biasa disingkat FO) adalah jenis kabel yang lebih modern, kabel yang terbuat dari kaca serat kaca, kabel serat optik memiliki kecepatan transfer data yang sangat tinggi, yang mampu mentransfer pada kecepatan lebih dari 100 Mbps. Namun, kabel serat optik memiliki harga yang mahal dibandingkan kabel twisted pair.

Penggunaan Fiber Optic Sebagai Kabel Jaringan Komputer
Saat ini, penggunaan serat optik sudah mulai diterapkan di banyak jaringan komputer. Baik jaringan komputer untuk jaringan lokal, maupun jaringan komputer untuk jaringan internet. Biasanya, penggunaan serat optik sebagai media transmisi jaringan komputer internet banyak digunakan oleh broadband rumah, seperti media pertama, cepat, dan broadband rumah lainnya.

Penggunaan kabel fiber optik sebagai media transmisi pada jaringan komputer tentu memiliki banyak keuntungan, baik untuk pengguna maupun untuk penyedia layanan internet. Berikut ini beberapa kelebihan dan kelebihan kabel serat optik pada jaringan komputer:

  • Kabel serat optik lebih mudah dipasang
  • Kabel serat optik dapat mengirimkan sinyal cahaya dan suara
  • Kabel serat optik mudah dibuat, sehingga tidak kaku dan bersih
  • Kecepatan transfer cepat, hingga unit Gbps
  • Tahan terhadap cuaca buruk dan juga tahan terhadap gangguan sinyal radio atau gangguan suara
  • Didukung oleh penggunaan berbagai modem, baik nirkabel maupun kabel

Prinsip dan Cara Kerja Fiber Optik Sebagai Media Transmisi

Saat ini, jaringan komputer telah mengadopsi teknologi transmisi dan transfer data secara digital. Ini berarti bahwa setiap data dan paket data membutuhkan media koneksi dan media transmisi yang mendukung transfer data digital, sehingga data tersebut dapat berkomunikasi satu sama lain.

Untuk dapat mendukung komunikasi dan juga teknologi jaringan komputer menggunakan media transmisi digital, maka ada 3 media transmisi yang dapat digunakan untuk menyalurkan data dan informasi dalam bentuk digital, yaitu:

Baca Juga:  Jenis Jenis Kabel Jaringan Komputer beserta Fungsi dan Gambarnya

1. Tembaga
Tembaga adalah teknologi yang telah lama digunakan untuk melakukan transmisi data dalam bentuk digital. Ini ditunjukkan dengan penggunaan kabel data yang terbuat dari tembaga, serta kabel jaringan komputer.

2. Udara
Udara juga merupakan salah satu media yang dapat melakukan proses pengiriman data paket dan juga informasi dalam bentuk sinyal digital. Oleh karena itu, konektivitas dalam bentuk nirkabel saat ini banyak digunakan. Terutama pada koneksi telepon dan juga jaringan komputer nirkabel.

Sinyal dan paket data juga akan dikirimkan ke perangkat melalui udara. Namun kerugiannya jika ada gangguan cuaca, maka ada kemungkinan proses transmisi data akan mengalami gangguan.

3. Kaca
Kaca adalah media transmisi sinyal dan juga paket data digital lainnya. Kaca mampu melakukan proses transmisi data lebih cepat daripada media tembaga, sehingga mulai menggantikan banyak peran kabel jaringan tembaga. Contohnya adalah penggunaan kabel fober optik, terbuat dari serat kaca murni.

Cara Kerja Fiber Optik Sebagai Media Transmisi
Cara Kerja Fiber Optik Sebagai Media Transmisi

Bagaimana Serat Optik Menjadi Media Transmisi?

Pada dasarnya, pembuatan kabel serat optik dapat menggunakan serat kaca murni. Serat kaca dibuat hingga ukuran mikroskopis. Desain mikroskopis serat kaca dalam serat optik tidak lain dari yang dimaksudkan untuk kabel dan serat tidak mudah rusak dan juga rusak.

Desain serat kaca yang dibuat hingga ukuran mikroskopis ini kemudian dilapisi dengan kabel, sehingga nantinya kabel serat optik masih memiliki bentuk seperti kabel pada umumnya. Namun, kabel serat optik akhirnya akan menjadi lebih tipis dan juga jauh lebih fleksibel jika dibandingkan dengan kabel biasa pada umumnya.

Pengaruh Core dari Fiber Optic

Salah satu bagian dari serat kaca atau serat optik yang telah dibuat untuk mencapai ukuran mikroskopis disebut sebagai inti tunggal atau inti. Dalam pembuatannya, kabel serat optik utuh harus memiliki setidaknya 2 inti, alias 2 buah serat kaca berukuran mikroskopis, di mana satu inti sebagai media pemancar, dan satu inti lagi sebagai media penerima.

Saat ini, kabel fiber optik yang dijual memiliki sejumlah core atau core yang bervariasi, mulai dari 4 core, 6 core, 8 core, 12 core, hingga 48 core. Tentu saja, jumlah core tergantung pada kebutuhan ukuran proses transfer data yang akan ditangani oleh kabel serat optik.

Baca Juga:  Jenis Tipe Kabel Ethernet dan Fungsinya

Fiber Optic Menggunakan Pulse of Light dalam Transmission Package Data
Dalam penerapannya, kabel serat optik akan memanfaatkan penggunaan pulsa cahaya dalam proses transmisi data. Sebelum penjelasan lebih lanjut, harap dicatat bahwa ada dua jenis kabel serat optik yang banyak digunakan, yaitu multi mode dan mode tunggal.

Mode Multi Serat Optik
Fiber Optic Multi Mode adalah jenis kabel serat optik yang memiliki inti atau inti yang lebih besar, sekitar 62,5 mikron. Dengan menggunakan kabel serat optik multi-mode, data yang akan dikirim melalui pulsa cahaya akan bekerja dengan memantul ke inti atau dinding inti. Pulsa cahaya dalam serat optik multi mode dipecat dengan panjang gelombang 850 hingga 1300 nM.

Mode Tunggal Serat Optik
Berbeda dengan multi mode, single mode fiber optic memiliki core atau core yang lebih kecil, dengan posisi lurus tanpa bercampur satu sama lain. Fiber Optic dengan mode tunggal dapat mengirimkan paket data melalui pulsa cahaya dengan langsung melewati inti lurus, tanpa melalui proses memantul ke inti atau core dinting.

Serat optik dengan mode tunggal biasanya banyak digunakan dalam jaringan komputer yang memiliki rentang jarak jauh, dengan kapasitas bandwidth yang lebih besar, dan juga cakupan aaa yang memungkinkan puluhan kilometer. Pulsa cahaya dalam serat optik mode tunggal dipecat dengan panjang gelombang hingga 1310 hingga 1550 nM.

Dengan menggunakan pulsa cahaya yang dipancarkan melalui kabel serat optik, setiap paket data yang akan ditransmisikan dari host, server dan pemancar akan menembus serat kaca yang berada di inti kabel serat optik sampai mencapai penerima dalam waktu yang lebih singkat, karena ini memiliki kecepatan transfer hingga unit Gbps.

Demikianlah artikel Cara Kerja Fiber Optik Sebagai Media Transmisi yang bisa saya tulis pada artikel ini. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *