6 Kekurangan Jaringan Kabel

6 Kekurangan Jaringan Kabel – Setelah kemarin kita membahas kelebihan jaringan kabel. maka pada artikel ini kita akan sama sama mempelajari kekurangan jaringan kabel. silahkan baca 😀

1. Instalasi cukup rumit dan cenderung merepotkan
Jaringan kabel cenderung memiliki proses pemasangan yang rumit dan merepotkan. Ini karena dalam pembuatan jaringan kabel, setiap teknis dan pemeliharaan jaringan harus jeli melihat lokasi penempatan kabel yang akan digunakan. Kesalahan dalam penempatan kabel, akan berakibat fatal.

Selain itu, dalam jaringan yang besar, pasti membutuhkan kabel yang sangat besar, sehingga akan menambah kerumitan dalam melakukan instalasi kabel.

kekurangan jaringan kabel
kekurangan jaringan kabel

2. Membutuhkan manajemen dan pengaturan kabel yang baik
Kabel pada jaringan komputer memang diciptakan untuk menahan beberapa kondisi fisik, seperti dari air, tanah, dan kondisi geologi lainnya. Namun, bukan tidak mungkin kabel akan rusak, karena pengaturan yang salah.

Bila ada kesalahan dalam penyususnan, maka tentu saja kabelnya bisa rusak secara fisik. Selain itu, persiapan kabel yang salah dan berantakan juga dapat mempengaruhi kecepatan transmisi data dalam jaringan, yang tentu saja dapat mengganggu kenyamanan pengguna dan klien dalam bekerja.

3. Sulit diterapkan pada sistem jaringan yang luas
Pada dasarnya, jaringan kabel juga bisa diterapkan ke wide area network (WAN). Namun, dapatkah Anda membayangkan apa yang harus Anda lakukan untuk menghubungkan negara bagian yang berbeda menggunakan jaringan kabel?

Berapa kilometer kabel yang harus Anda siapkan, dan laut mana yang harus Anda salami untuk menempatkan kabel jaringan Anda? Ini tentu saja akan sangat sulit dilakukan, oleh karena itu, jaringan kabel kurang cocok, dan mungkin sangat tidak cocok untuk diterapkan ke jaringan luas atau WAN, yang sangat merepotkan.

Baca Juga:  5 Kelebihan Jaringan Kabel

4. Poisisi dan lokasi kabel rentan terhadap gangguan hama
Kasus kerusakan kabel karena hewan liar dan hama sudah sangat sering dan umum. Ini juga salah satu kelemahan sistem jaringan yang menggunakan kabel. Kabel jaringan kemungkinan besar akan mengalami kerusakan yang disebabkan oleh hama.

Ketika hewan pengerat seperti tikus menggigit kabel, kabel bisa rusak. Ia bahkan dapat putus sepenuhnya, dan tentu saja harus diperbaiki, dengan mengganti seluruh kabel.

5. Dalam kasus gangguan, sulit untuk mendeteksi penyebab kerusakan
Berkaitan dengan kelemahan nomor 4, yakni megnenai kerusakan kabel jaringan paca. Ketika sebuah jaringan menggunakan kabel rusak, itu adalah pekerjaan rumah yang sangat berat untuk pengembang jaringan. Mereka harus mencari tahu bagian kabel mana yang rusak, mungkin harus menelusuri semua kabel yang telah mereka siapkan di suatu tempat.

Selain itu, ketika telah menemukan titik kerusakan kabel, PR baru lagi menggantinya dengan kabel baru. Penggantian kabel jaringan tidak semudah menghubungkan kabel listrik yang hanya menutup, karena memerlukan penggantian yang lengkap, sehingga jaringan dapat bekerja lebih optimal dan berjalan kembali sesuai dengan spesifikasinya.

6. Tidak semua kabel memiliki kualitas data transmiter yang baik
Dari sudut pandang teknis, kita juga harus jeli dalam memiliki kabel jaringan yang akan kita gunakan. Tidak semua kabel jaringan memiliki kualitas transmisi data yang baik, jadi kita juga harus melihat spesifikasi kabel.

Terkadang, banyak pabrikan yang nakal, yang memberi spesifikasi kabel yang tidak sesuai dengan situasi yang sebenarnya. Sebisa mungkin kita harus bisa melakukan pengujian pada kabel, dan bertanya tentang kualitas kabel jaringan yang akan kita gunakan.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *