Pemanfaatan Hutan oleh Manusia

5 Pemanfaatan Hutan oleh Manusia – Hutan dikenal sebagai bagian alam yang sangat penting keberadaannya. Hutan ini merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki banyak fungsi. Fungsi hutan ini dapat dirasakan oleh semua elemen, alam atau lingkungan, serta manusia, hewan dan tumbuhan. Fungsi hutan ini sudah ada dan menyertai hutan apakah kita mengetahuinya atau tidak.

Fungsi hutan
Beberapa fungsi yang dimiliki oleh hutan meliputi:

  • Melindungi tanah dari erosi tanah
  • Mempertahankan kesuburan tanah
  • Lindungi dan pertahankan lapisan tanah
  • Tempat penyimpanan air tanah
  • Mengatur sistem air
  • Pertahankan kelembaban udara
  • Jauhkan suhu udara
  • Mengurangi penguapan air tanah
  • Sebagai penyeimbang alami untuk memerangi polusi udara
  • Menyajikan pemandangan yang indah
  • Bisa menjadi benteng pertahanan sebuah wilayah negara

Sebagai rumah berbagai hewan dan tumbuhan
Itulah beberapa fungsi yang dimiliki hutan, apakah kita bisa melihatnya secara visual atau tidak. Selain fungsi yang disebutkan di atas, tentu saja ada fungsi lain yang dimiliki oleh hutan ini. Karena hutan ini memiliki banyak fungsi, maka manusia juga melakukan berbagai kegiatan untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh hutan ini. Pemanfaatan potensi hutan ini tentunya akan berdampak positif bagi semua yang ada di Bumi.

Berbagai Macam Pemanfaat Hutan

Hutan adalah bentuk anugerah Tuhan Yang Maha Esa di Bumi. Karena hutan ini kita bisa merasakan keseimbangan alam di Bumi semakin hangat. Hutan adalah sumber daya alam yang sangat penting keberadaannya. Manusia yang bertugas sebagai pengelola Bumi yang hebat, dapat memanfaatkan potensi hutan ini untuk menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi semua (Bumi dan semua). Ada berbagai bentuk pemanfaatan hutan yang bisa dilakukan oleh manusia.

5 pemanfaatan hutan oleh manusia
5 pemanfaatan hutan oleh manusia

Berikut adalah berbagai kegunaan hutan:

1. Sebagai kawasan lindung
Pemanfaatan hutan yang pertama adalah dengan menjadikan hutan sebagai kawasan lindung. Ada satu jenis hutan yang khusus diperuntukkan bagi kawasan lindung. Hutan ini adalah hutan lindung. Hutan lindung merupakan salah satu hutan yang digunakan untuk melindungi dan memelihara kondisi alam yang ada di Bumi.

Keberadaan hutan lindung biasanya digunakan untuk menjaga kondisi yang ada di Bumi. Fungsi utama hutan lindung ini meliputi perlindungan sistem pendukung kehidupan seperti peraturan air, pencegahan banjir, pengendalian erosi, pencegahan intrusi air laut, dan untuk menjaga kesuburan tanah (lihat bagaimana cara membuahi tanah kering), dan sebagainya. Selain apa yang telah disebutkan, biasanya hutan lindung ini juga ditunjuk sebagai rumah beragam hewan dan juga tanaman khas.

Baca Juga:  Dampak Penebangan Hutan Secara Liar

2. Sebagai cagar alam
Pemanfaatan hutan berikutnya adalah sebagai kawasan cagar alam. Area cagar ini dimaksudkan untuk melindungi hewan atau tumbuhan yang dilindungi dan keberadaannya hampir punah. Kepunahan hewan dan tumbuhan ini bisa disebabkan oleh proses alami dan karena terlalu banyak diburu oleh manusia. Ada jenis hutan yang ditujukan untuk melindungi binatang dan tumbuhan langka. Hutan ini merupakan hutan cagar alam.

Hutan cagar alam ini adalah hutan yang memiliki keadaan tersendiri. Hutan cagar alam ini ditetapkan sebagai kawasan lindung serta pelestarian flora dan fauna yang hampir punah sehingga nantinya bisa berkembang biak sesuai dengan kondisi ekosistem.

3. Sebagai area produksi
Pemanfaatan hutan lainnya adalah area produksi. Hutan ini biasanya digunakan untuk keperluan komersial. Hutan produksi dapat dimiliki oleh pemerintah maupun oleh sektor swasta yang pekerjaannya di bidang industri yang bahan bakarnya adalah kayu. Karena itu menjadi bahan baku, biasanya pohon yang ditanami adalah pohon yang sama atau biasa disebut hutan homogen.

Agar bisa diolah menjadi sesuatu yang diinginkan, tentu saja pepohonan yang ada di hutan ini harus ditebang terlebih dahulu. Oleh karena itu, sebagai pemilik atau pengelola hutan yang baik, manusia harus bisa membedakan pohon mana yang layak dipangkas dan mana yang belum layak untuk ditebang.

Ini juga disebut penebangan selektif. Sistem ini penting untuk dilakukan agar orang tidak menebang pohon tanpa pandang bulu. Selain tebang pilih, manusia juga harus menanamkan prinsip budidaya. Jadi, setelah satu pohon ditebang, manusia harus menanam pohon lain sebagai gantinya. Dengan demikian keadaan hutan akan tetap lestari dan terhindar dari hutan yang mengalami deforestasi. Ada hutan yang dikhususkan untuk menyediakan bahan baku industri seperti. Hutan semacam itu disebut hutan produksi.

Baca Juga:  Pengertian Hutan Taiga beserta Ciri dan Jenisnya

4. Sebagai kawasan wisata
Pemanfaatan hutan berikutnya adalah sebagai kawasan wisata alam. Tidak semua pemandangan harus memiliki tumpangan permainan yang menguji adrenalin serta lampu berwarna yang berkedip. Padahal, wisata alam sangat penting untuk dikunjungi dan wisata bersama keluarga. Wisata alam, salah satunya bisa dilakukan di hutan. Kawasan hutan ini merupakan kawasan wisata yang sangat baik, terutama untuk mengenalkan anak-anak ke alam.

Di hutan, kita tidak hanya akan menemukan berbagai jenis tanaman, tapi juga berbagai hewan yang hidup bebas di alam. Hal ini diperlukan untuk mengenalkan alam kepada anak sejak dini sehingga mereka bisa belajar mencintai dan juga melestarikan alam.

Karena itu sesekali mengajak anak-anak untuk melakukan perjalanan ke tempat terbuka seperti di hutan ini. Kita tidak perlu khawatir dengan keamanan kita saat berada di hutan, karena ada satu hutan yang dijadikan tempat travel, jadi ada juga fasilitas yang akan menjamin keamanan kita. Hutan Khudud yang ditakdirkan untuk rekreasi disebut sebagai wisata hutan.

5. Sebagai Tempat Belajar
Selain untuk wisata, hutan juga bisa dijadikan tempat atau sarana pendidikan. Tidak selalu belajar seharusnya hanya di kelas. Terkadang kita perlu belajar di tempat terbuka, biarpun subjek yang kita pelajari adalah tentang alam. Jadi selain mendapatkan suasana yang baru, kita semua bisa berlatih atau melihat secara langsung.

Ada banyak sains yang bisa ditarik dari alam, terutama hutan. Hutan menyimpan berbagai jenis kekayaan dan fungsi yang harus diketahui oleh masyarakat sehingga generasi penerus akan bisa mempertahankannya. Makanya sesekali perlu belajar di tengah hutan ini.

Selain bisa dijadikan ruang kelas, hutan juga bisa dijadikan laboratorium penelitian. Banyak hal yang bisa dipelajari dari hutan ini dan juga sedang dipelajari, dan sejauh ini sudah banyak orang melakukan penelitian di hutan dan menjadikan hutan sebagai obyek penelitian.

Itulah beberapa contoh pemanfaatan hutan. Selain hal tersebut di atas masih banyak lagi bentuk pemanfaatan hutan yang dilakukan oleh manusia yang bisa kita temui di lingkungan kita. Dengan mengetahui pentingnya pemanfaatan hutan ini maka kita harus bisa menjaga kelestarian hutan yang ada disekitar kita.

Baca Juga:  30 Bahaya Kabut Asap Kebakaran Hutan di Indonesia

Baca: 100 Fungsi Hutan Untuk Kehidupan Manusia

Bagaimana Menjaga Kelestarian Hutan

Hutan yang merupakan wujud kekayaan alam yang luar biasa adalah keberadaannya perlu dijaga dan juga dilestarikan. Namun, hutan ini harus terus ada demi Bumi yang seimbang. Sehingga masa depan Bumi ini bisa bertahan untuk generasi yang akan datang, yaitu generasi cucu kita. Ada berbagai upaya yang bisa kita lakukan untuk melestarikan hutan ini. Beberapa upaya yang bisa kita lakukan antara lain adalah sebagai berikut:

1. Reboisasi
Cara melestarikan hutan ynag dulu adalah reboisasi. Reboisasi adalah bisnis penghijauan. Jadi reboisasi ini dilakukan dengan menanam bibit pohon ke kawasan hutan. Karena hutan ini mengandung banyak pohon, reboisasi ini akan menjauhkan diri dari penggundulan hutan.

2. Melaksanakan sistem tebang pilih
Sistem penebangan selektif merupakan upaya untuk memilih pohon mana yang akan dipotong. Jadi ini akan mencegah hutan terhindar dari penggundulan hutan yang tidak bertanggung jawab dan tidak bertanggung jawab.

3. Menerapkan sistem tebang tanam
Selain sistem logging selektif, juga bisa diikuti dengan sistem pemotongan yang jelas. Ini berarti setiap pohon yang telah dipotong akan mendapatkan yang baru. Hal ini tentu saja akan menjaga risiko deforestasi.

4. Memberikan sanksi bagi penebang kayu yang melakukan penebangan secara tidak benar
Sanksi tegas bagi pelaku hukum kehutanan, terutama penebang liar, akan menolak nasib hutan dari ancaman deforestasi.

5. Tidak membuang sampah sembarangan di hutan
Tidak membuang sampah sembarangan adalah satu hal yang sederhana tapi bisa menyelamatkan nasib hutan untuk masa depan. Jika setiap orang mengetahui pentingnya membuang sampah di tempat yang tepat (tidak di hutan), maka akan menyelamatkan nasib hutan di masa depan.

Nah itulah 5 pemanfaatan hutan oleh manusia, terimakasih sudah membaca artikel ini. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *