4 Fungsi Akar Gantung Pada Pohon Beringin

Februari 22, 2018 | Penulis: | Posted in Biologi

4 Fungsi Akar Gantung Pada Pohon Beringin – Siapa yang tidak kenal pohon beringin? Ya, pohon beringin merupakan salah satu pengelompokan tanaman jenis pohon yang sering kita jumpai di hutan hujan tropis, termasuk di Indonesia.

Selain itu, bahkan di pohon beringin perkotaan juga bisa ditemukan dengan mudah, karena mudah tumbuh. Saat ini, pohon beringin yang tumbuh di daerah perkotaan memiliki usia yang tidak muda lagi, bahkan beberapa pohon bisa berumur lebih dari 100 tahun.

Ciri Pohon Beringin

Pohon beringin merupakan jenis pohon besar yang memiliki daun sangat lebat, sehingga sangat cocok dan juga sering dijadikan pohon peneduh, karena ukuran mahkotanya sangat besar.

Selain itu, pohon beringin ini ju

ga terkait erat dengan mitos masyarakat Indonesia, terutama di bidang okultisme dan dunia supernatural. Jadi tentu saja pohon beringin sangat dekat dengan budaya masyarakat Indonesia.

Fungsi akar gantung pohon beringin

Fungsi akar gantung pohon beringin

Keunikan lain yang dimiliki oleh pohon beringin adalah bagian akar gantung. Akar gantung pohon beringin ini berbentuk akar panjang yang tumbuh di mahkota dan digantung.

Meski sering disebut sebagai akarnya, namun sebenarnya jenis akar gantung memiliki definisi yang berbeda dengan akar yang ada di dalam tanah. Pohon beringin itu sendiri masih berakar di tanah untuk menopang berat pohon.

 

4 Fungsi Akar Gantung Pada Pohon Beringin

Lalu, apa fungsi akar pohon beringin itu?:

Yuk simak ulasannya di bawah ini.

1. Untuk bernafas (fotosintesis)

Ternyata untuk pohon beringin itu sendiri, akar gantung memiliki fungsi yang sangat penting dalam proses pernafasan alias bernafas dalam proses fotosintesis.

Baca Juga:  Fungsi Akar Pada Tumbuhan Secara Umum

Akar gantung yang terkandung di pohon beringin adalah sejenis akar pernafasan, sehingga akar gantung merupakan bagian penting dari pohon beringin yang membantu pohon beringin untuk melakukan proses pernafasan.

2. Menyerap Air

Akar yang tergantung di pohon beringin ini akan menyerap air dan juga mengudara di sekitar pohon. Di sinilah letak keunikan akar pohon beringin.

Pada dasarnya, meski bukan jenis akar yang menopang keseluruhan pohon, akar gantung pohon beringin juga memiliki fungsi yang sama dengan akar di tanah, yaitu menyerap air dan juga zat CO2 yang ada di dalam udara, demi proses dan siklus respirasi pohon beringin.

3. Sebagai tali pengikat

Akar pohon beringin bisa difungsikan sebagai tali pengikat. Bagi anda yang membutuhkan straps, apalagi saat di alam liar, maka anda bisa menggunakan akar gantung pohon beringin ini untuk mengikat sesuatu, seperti bundel yang mengikat dan sebagainya.

Namun perlu dicatat bahwa tali pengikat yang dibuat dengan menggunakan akar pohon beringin ini memiliki daya dukung dengan muatan rendah.

4. Sebagai media gantung binatang buas

Jika akar pohon beringin dikelompokkan ke dalam untai tunggal, maka akar gantungnya cukup untuk menopang beban.

Salah satu fungsinya adalah media gantung binatang liar, seperti monyet di hutan. Akar gantung, terutama dari pohon beringin, sering digunakan oleh binatang liar untuk berkeliaran dan juga tergantung dari pohon ke pohon.

Demikian informasi dari saya mengenai pembahasan fungsi akar gantung pada pohon beringin. Semoga bermanfaat untuk semuanya. 🙂

Penulis:

This author has published 758 articles so far. More info about the author is coming soon.

Tinggalkan Balasan