20 Dampak Akibat Hutan Gundul Bagi Kehidupan Manusia dan Hewan

20 Dampak Akibat Hutan Gundul Bagi Kehidupan Manusia dan Hewan – Dampak hutan yang tidak terdegradasi tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di sekitar hutan gundul, namun dampak buruk hutan yang gundul dapat dirasakan oleh semua orang Indonesia. Banyak penyebab hutan menjadi gundul, salah satunya adalah pembalakan liar dan kebakaran hutan. Saat ini Indonesia sedang mengalami masalah serius berupa kabut asap yang menyerang beberapa daerah di Indonesia, misalnya adalah kawasan Banjarmasin dan Riau.

Kebakaran hutan membuat daerah itu dipenuhi asap berbahaya. Sebagai warga negara Indonesia, ada baiknya kita menjaga lingkungan dan juga kelestarian hutan. Hutan adalah sumber kehidupan manusia sekaligus makhluk hidup. Tanpa hutan, Indonesia akan kekurangan cadangan air bersih dan juga sumber daya di Indonesia akan menurun bahkan hilang.

Hutan gundul bisa menimbulkan berbagai masalah. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk melindungi dan melestarikan hutan merupakan penyebab utama mengapa hutan Indonesia sekarang dalam masalah. Sedikit kesadaran masyarakat ditandai dengan pembalakan liar dan ilegal, setidaknya upaya reboisasi dan pembakaran hutan.

20 Dampak Akibat Hutan Gundul Bagi Kehidupan Manusia dan Hewan

20 Dampak Akibat Hutan Gundul Bagi Kehidupan Manusia dan Hewan
20 Dampak Akibat Hutan Gundul Bagi Kehidupan Manusia dan Hewan

Berikut ini adalah dampak hutan yang terdegradasi;

1. Kualitas Oksigen Rendah
Salah satu dampak hutan yang mengalami deforestasi adalah menurunnya kualitas oksigen. Kita tahu jika selama ini tanaman berperan penting dalam pembentukan oksigen yang dibutuhkan manusia. Semakin sedikit tanaman di hutan, semakin sedikit oksigen yang dihasilkan. Hasilnya adalah kualitas oksigen akan turun.

2. Alam Menjadi Panas
Karena hutan gundul yang harus diketahui adalah membuat alam lebih panas. Alam semakin panas karena tanaman yang digunakan sebagai naungan berkurang jumlahnya. Sinar matahari bisa langsung menyengat kulit karena manusia tidak diarsir oleh pohon atau tanaman. Pepohonan juga bisa menghasilkan angin segar sehingga udara panas tidak terasa.

3. Banjir
Dampak sebenarnya dari hutan yang mengalami deforestasi adalah datangnya banjir, hutan gundul adalah penyebab banjir besar perannya. Akar pohon atau akar tanaman bisa menyerap air hujan yang meluap sehingga bila sampai banjir air banjir pun bisa diserap akar dengan banyak volume. Jika hutan telah mengalami deforestasi maka konsekuensinya adalah saat banjir datang, air banjir bisa tumpah karena tidak terserap oleh akar pohon.

Baca Juga:  10 Hutan Terbesar di Dunia dan Gambarnya

4. Kekeringan
Akibat penggundulan hutan ini bisa menyebabkan kekeringan. Bila pohon jumlahnya sedikit, airnya diserap terlalu sedikit. Jadi air tanah juga menjadi kurang. Kurang air tanah bisa menyebabkan bencana alam.

5. Tanah longsor
Hutan yang semakin gundul bisa menyebabkan tanah longsor. Itu karena akar tanaman berfungsi sebagai pemadat struktur tanah. Saat hujan datang, air tidak langsung di tanah agar tidak menyebabkan tanah longsor. Akar pohon sebenarnya akan menyerap hujan yang datang. Untuk hutan yang mengalami deforestasi, air hujan bisa jatuh langsung ke tanah tanpa diblokir oleh pohon terlebih dahulu. Air juga tidak diserap oleh akar pohon. Tanah yang terpapar kontur hujan kontinu dan struktur tanah bisa rusak sehingga menyebabkan tanah longsor.

6. Pemanasan global
Pemanasan global adalah dampak nyata akibat efek gas rumah kaca dan hutan yang semakin terdegradasi. Hutan gundul merupakan penyebab pemanasan global karena benda yang menghasilkan zat karbon dapat menyebabkan bumi semakin panas. Karbon tidak bisa diubah menjadi oksigen dengan adanya tanaman yang lebih sedikit. Zat karbon ini juga bisa merusak lapisan ozon bumi sehingga es kutub akan semakin meleleh.

7. Bencana tsunami
Hutan gundul juga bisa menyebabkan bencana tsunami. Tsunami tersebut disebabkan oleh pemanasan global yang membuat es di kutub utara menjadi meleleh. Pelelehan es kutub yang lebih sering akan membuat ombak di lautan lebih besar dan puncaknya adalah bencana tsunami.

8. Erosi
Hutan yang semakin terdegradasi dan semakin sedikit tanaman menyebabkan erosi tanah. Erosi adalah erosi lapisan tanah, erosi sedimen, erosi batuan dan partikel yang ada di tanah akibat angin, air atau dengan karakteristik hujan. Hutan gundul menyebabkan erosi akibat hujan yang turun ke bumi dari waktu ke waktu akan mengikis lapisan tanah dan komponen tanah menjadi rusak (Baca: Bagaimana mencegah erosi tanah).

9. Abrasi
Dampak hutan yang terdegradasi adalah erosi tanah di sekitar pantai akibat gelombang laut. Abrasi akan semakin terjadi jika ada beberapa pohon di sekitar pantai bahkan tidak ada sama sekali.

Baca Juga:  Fungsi Hutan Mangrove Bagi Konservasi Pantai dan Daerah Pesisir

10. Mengurangi Aset Negara
Hutan adalah aset negara karena di hutan banyak yang bisa dijadikan aset seperti kayu, fauna dan banyak lagi. Jika hutan yang terbilang rata maka aset negara tersebut akan berkurang bahkan bisa hilang.

11. Keuntungan Negara Dari Penurunan Hasil Hutan
Negara memperoleh banyak keuntungan dari hasil hutan. Banyak negara yang mendapat keuntungan dari industri kayu di hutan, industri rotan, industri buah dan banyak lagi. Karena hutan menjadi gundul, hutan potensial seperti kayu dan rotan juga akan lenyap. Hilangnya hasil hutan juga akan menurunkan potensi penerimaan negara.

12. Habitat Hutan yang Rusak
Hutan adalah tempat hidup bagi hewan dan tumbuhan. Saat hutan dipecat dan kemudian telanjang, habitat hewan dan tumbuhan di dalamnya akan terganggu dan bahkan rusak.

13. Kematian Flora dan Fauna
Dampak sebenarnya dari deforestasi adalah flora dan fauna di dalamnya bisa mati. Hutan adalah habitatnya, ketika habitat mereka hancur, flora dan fauna menjadi korban habitat yang rusak.

14. Hilangnya Flora dan Fauna Langka
Tak jarang flora dan fauna mati merupakan flora dan fauna langka dan terlindungi di Indonesia. Jika flora dan fauna mati, Indonesia akan kehilangan flora dan fauna yang menjadi ciri khas di Indonesia.

15. Ekosistem Rusak
Ekosistem adalah hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya yang saling memberi umpan balik. Bila hutannya gundul, ekosistemnya menjadi rusak karena mereka tidak dapat saling memberi umpan balik yang biasa.

Umpan balik yang dimaksud adalah sebagai berikut:
Organisme di lingkungan akan beradaptasi dengan kondisi fisik lingkungan yang mereka tempati.
Sebaliknya, organisme tersebut akan berpengaruh pada kondisi fisik lingkungan yang ditempatinya, terutama dalam memenuhi kebutuhan hidup.

16. Kehidupan Manusia Menjadi Terganggu
Habitat fauna yang telah rusak akibat hutan gundul membuat fauna di dalamnya berlari menyelamatkan diri atau berpindah dari habitat yang telah rusak. Tak jarang, fauna masuk ke desa untuk mendapatkan makanan. Bisa anda bayangkan jika itu masuk ke populasi desa sejenis harimau, singa dan sebagainya. Tentu saja kehidupan manusia yang ada di desa menjadi terganggu.

Baca Juga:  30 Bahaya Kabut Asap Kebakaran Hutan di Indonesia

17. Kekayaan Kurang Hutan
Indonesia kaya, baik itu laut, hasil bumi dan juga hasil hutan. Sayangnya pembalakan liar dan hutan yang rawan ditambah dengan kebakaran hutan menyebabkan lebih sedikit hutan di Indonesia. Penyebabnya adalah penghancuran flora dan fauna yang menjadi aset kebanggaan Indonesia.

18. Pemutusan Rantai Makanan
Jika hutan menjadi gundul, itu bisa menyebabkan kerusakan rantai makanan. Misalnya, bagian hutan yang digunduli adalah habitat ular. Banyak ular mati sehingga rantai makanan akan terputus pada tikus. Akibatnya populasi tikus semakin meningkat. Jika populasi tikus meningkat, rantai makanan menjadi tidak seimbang lagi.

19. Sumber Daya Menjadi Langka
Hutan gundul yang terjadi di Indonesia dapat menyebabkan masalah dalam bentuk sumber daya menjadi langka. Sumber daya yang termasuk adalah hewan dan tumbuhan. Misalnya, kita ambil contohnya, selama ini manusia bergantung pada tanaman dan hewan sama. Manusia tidak bisa hidup tanpa binatang dan tumbuhan. Hutan untuk manusia bisa menghasilkan berbagai hal seperti kayu, daun, buah, getah dan air yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Hutan yang rusak, dampaknya juga akan dirasakan oleh manusia juga. Sumber daya yang biasanya dibutuhkan manusia menjadi langka. Kayu menjadi langka, air menjadi langka, buah menjadi langka dan banyak lagi. Yang paling fatal adalah orang-orang dari waktu ke waktu akan kehilangan sumber daya dalam bentuk air.

20. Penurunan Kualitas Kesehatan
Hutan yang menjadi gundul dan rusak menyebabkan kualitas kesehatan menurun. Seperti yang kita lihat sekarang, kebakaran hutan menyebabkan kabut asap di Indonesia. Warga yang terpapar asap kabur langsung rentan terkena penyakit pernafasan seperti asma, isp dan masih banyak lagi. Tidak hanya itu, penghancuran habitat fauna di hutan menyebabkan fauna masuk ke pemukiman penduduk.

Fauna yang bisa menyebabkan kesehatan manusai menurun. Itu karena hewan ini akan membawa penyakit pada manusia. Penyakit yang sering diakibatkan oleh penghancuran habitat di hutan adalah antraks, pes dan juga flu burung.

Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *