17 Contoh Rantai Makanan Di Laut Beserta Gambarnya

Sejuta Artikel – Ekosistem laut adalah ekosistem alam yang luas. Saking luasnya, ekosistem ini dibagi menjadi empat sub-bagian dari ekosistem. Dan karena begitu luas juga, ekosistem laut memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi.

Khususnya untuk ekosistem tercemar yang ada di laut. Salah satu contohnya adalah ekosistem terumbu karang. Wah sobat, biar sobat makin bingung dengan pokok pembicaraan kita kali ini, kita mempersempit topik aja ya. Khusus untuk artikel ini saya akan membahas tentang salah satu ekosistem di laut, yaitu tentang “contoh rantai makanan di laut“.

Pernahkah Anda mendengar istilah rantai makanan laut atau contoh piramida makanan di laut?

Rantai makanan adalah proses makan dan makan yang terjadi di antara makhluk hidup secara linier, mengikuti tingkat trofik tertentu.

Selain itu, rantai makanan juga dapat diartikan sebagai transfer energi biokimia antara makhluk hidup melalui interaksi makan dan makan.

Dari pengertian itu, kami menyimpulkan bahwa rantai makanan di lautan adalah proses makan memakan yang terjadi di antara makhluk-makhluk yang ada di laut. Fungsi rantai makanan ini di laut adalah untuk menjaga jumlah makhluk hidup di dalamnya agar tetap lestari.

Jangan mendapat lebih banyak predator dari pada mangsanya, karena akan mengakibatkan kepunahan kehidupan laut itu sendiri. Seperti yang kita semua ketahui dalam ekosistem laut ada banyak makhluk hidup yang saling memangsa satu sama lain. Nah ini termasuk dalam contoh ekosistem alam yang akan saya bahas secara lebih mendalam.

 

Komponen Rantai Makanan Di Laut

Dalam ekosistem laut, terutama untuk rantai makanan di laut, ada beberapa komponen yang terus menerus saling terhubung di dalamnya sehingga akan ada interaksi satu sama lain, antara lain:

Fitoplankton
Yaitu penyedia makanan di rantai makanan di laut, atau juga disebut sebagai produsen. Ini adalah sel yang sangat kecil, dan tidak dapat dilihat oleh mata tanpa menggunakan kaca pembesar atau mikroskop, dan kehidupannya mengapung di tengah lautan.

Phytoplankton disebut produsen karena memiliki klorofil yang berfungsi untuk membuat makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari. Proses ini disebut dengan nama fotosintesis.

Bukan hanya tanaman yang berada di area daratan, tetapi mahluk hidup yang berada di kawasan laut dapat mengalami proses fotosintesis. Yang paling penting adalah kehadiran sinar matahari. Karena matahari adalah faktor utama dari proses fotosintesis. Juga baca tentang homeostasis di ekosistem.

Baca juga: Pengertian Ekosistem dan Contohnya

Zooplankton
Zooplankton adalah hewan kecil dan hidupnya mengambang di air dengan bebas. Tetapi hewan ini tidak memiliki klorofil yang memiliki fungsi sebagai sarana untuk melakukan fotosintesis maupun pada fitoplankton. Dalam rantai makanan di laut, zooplankton hidup dari makan jenis fitoplankton yang memiliki ukuran lebih kecil daripada yang dilakukannya.

Dalam rantai makanan laut, zooplankton pemakan fitoplankton disebut sebagai konsumen tingkat pertama (pertama). Zooplankton yang lebih kecil disebut sebagai konsumen tingkat kedua (dua). Selanjutnya, hewan kecil zooplankton disebut sebagai konsumen tingkat ketiga (tiga). Baca juga tentang interaksi dalam ekosistem.

Predator
Pemahaman tentang pemangsa itu sendiri adalah hewan yang menempati posisi tertinggi dalam rantai makanan di laut. Misalnya paus pembunuh. Mamalia ini tidak hanya memakan ikan besar, tetapi juga sekelompok ikan kecil lainnya yang secara bersamaan lusinan ikan sekaligus masuk ke mulutnya yang lebar.

Dekomposer
Komponen terakhir adalah dekomposer. Dekomposer adalah dekomposer dari makhluk hidup yang mati. Biasanya dekomposer ini hidup di dasar laut dan diseut juga dengan bentos. Dekomposer ini akan memecah bangkai atau sisa-sisa makhluk hidup menjadi komponen yang lebih kecil agar dapat digunakan kembali oleh fitoplankton sebagai sumber nutrisi untuk membuat makanan.

Peran dekomposer sangat penting dalam menjaga keseimbangan rantai makanan di laut. Tanpa kehadirannya, makhluk hidup yang mati tidak akan bisa membusuk. Demikian juga dengan fitoplankton tidak akan memiliki nutrisi sebagai bahan pembuatan makanan melalui fotosintesis. Contohnya diklasifikasikan sebagai dekomposer seperti bakteri, bintang laut, belut laut, cacing laut, dan udang.

Contoh rantai makanan di laut
Contoh rantai makanan di laut

Contoh Rantai Makanan Di Laut

Berikut beberapa contoh rantai makanan yang terjadi di laut, antara lain:

  1. Energi matahari → ganggang → ikan kecil → ikan besar → hiu → dekomposer
  2. Energi matahari → phytoplankton → ikan kecil → crane → ular laut → dekomposer
  3. Energi matahari → phytoplankton → udang → ikan → singa laut → hiu → dekomposer
  4. Energi matahari → phytoplankton → zooplankton → udang → gurita → manusia
  5. Energi matahari → ganggang → kepiting → pelican → manusia
  6. Udang karang → ikan besar → manusia
  7. Plankton → baut ikan → ular laut → elang → dekomposer
  8. Plankton → udang besar → burung flamingo
  9. Plankton → salmon → hiu → → dekomposer
  10. Plankton → salmon → segel → dekomposer
  11. Plankton → ikan teri → elang laut → dekomposer
  12. Plankton → ikan kecil → beruang salmon → dekomposer
  13. Plankton → ikan laut kecil → ular laut → elang laut → dekomposer
  14. Plankton → lobster → manusia → dekomposer
  15. Plankton → ikan laut kecil → ular laut → elang laut → dekomposer
  16. Plankton → ikan kecil → tuna → manusia → dekomposer

Demikianlah artikel tentang contoh rantai makanan di laut saat ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi siapa saja yang telah membacanya. Terimakasih sudah berkunjung. Sampai bertemu lagi dalam artikel biologi yang lain.

Sumber gambar: https://www.sciencelearn.org.nz/resources/1524-habitats-food-webs-and-adaptations

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *