10 Manfaat Biologi di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup

Minggu, Juni 24th, 2018 - Biologi

10 Manfaat Biologi di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup – Dalam hal pengelolaan lingkungan, biologi indentik digunakan untuk meminimalkan adanya polutan sehingga dampak buruk yang asli pada kelangsungan hidup berbagai makhluk hidup dapat ditransformasikan menjadi bahan yang memiliki keramahan lingkungan.

Inilah solusi yang paling tepat untuk mengurangi berbagai efek samping dan bisa lebih berguna untuk masa depan tanpa memperparah kondisi alam yang semakin terancam.

Meski mungkin ada banyak cara yang bisa diterapkan untuk melestarikan lingkungan, akan jauh lebih baik jika diatasi dan dicegah sejak dini. Jangan sampai lingkungan sudah rusak, maka penanganan baru selesai.

Pada artikel ini saya akan membahas tentang manfaat biologi di bidang pengelolaan lingkungan yang akan ditinjau lebih dalam lagi, mari kita simak penjelasan di bawah ini:

 

10 Manfaat Biologi di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup

1. Pengolahan Limbah Plastik
Meningkatnya populasi dan dampak sampah plastik di zaman modern telah mencemari lingkungan serta sungai, laut, tempat umum dan tempat-tempat lain. Kondisi ini tentunya akan memicu terjadinya kerusakan lingkungan setempat.

Melihat kejadian seperti itu, harus dicari solusi terbaik untuk melakukan penanganan terbaik. Nah, untuk saat ini solusinya adalah melakukan daur ulang jadi lebih bermanfaat. Karena kita tahu sampah plastik itu sangat sulit diurai. Proses daur ulang itu tak lepas dari ilmu biologi.

10 Manfaat Biologi di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup

Contoh Pemanfaatan Plastik Bekas

2. Membantu Proses Daur Ulang Kotoran Ternak
Jumlah kotoran ternak dikumpulkan setiap hari, jika tidak diproses akan menimbulkan pencemaran lingkungan. Alih-alih ditinggalkan sendiri dan menjadi polutan, banyak orang yang mengolahnya untuk dijadikan pupuk yang diberi nama pupuk kandang, karena terbuat dari kotoran ternak.

Baca juga: Manfaat biologi di bidang lingkungan hidup

3. Pengolahan Sampah Daun
Jumlah sampah kering yang setiap hari tidak bisa dihindari, terutama pada musim kemarau, akan sangat mengganggu. Tapi daripada tidak mendapat manfaat karena hanya dibakar, lebih baik dimanfaatkan untuk diubah menjadi kompos.

4. Penanganan Polusi Udara
Manfaat biologi di bidang pengelolaan lingkungan masa depan berkenaan dengan kualitas udara. Terutama lingkungan perkotaan yang membutuhkan perawatan lebih lanjut karena kondisinya sudah mengkhawatirkan. Untuk mengatasi masalah ini, bisa menerapkan solusi green land clearing dengan memanfaatkan bidang biologi meski lahan yang digunakan memang sempit.

5. Dekomposisi Minyak
Polusi tidak hanya terjadi di udara atau di darat, tapi sering terjadi juga di laut. Misalnya, ledakan eksplorasi minyak di perairan laut, tentu akan memicu kerusakan ekosistem di dalamnya. Dalam hal ini untuk melakukan penanganan pencemaran, maka dapat memanfaatkan bidang biologi dengan menggunakan bakteri tertentu sehingga minyak bumi dapat dideskripsikan.

6. Pemanfaatan kotoran ternak sebagai bahan bakar
Kini sudah ada teknologi penggantian LPG yang terbarukan dengan memanfaatkan kotoran hewan ternak yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan biogas. Proses pembuatan pupuk kandang, tentu saja, menerapkan bidang ilmu biologi. Dengan begitu penghematan energi gas tak terbarukan bisa diganti dengan energi terbarukan.

7. Konservasi Sumber Daya Alam
Anda tidak tahu bahwa sumber daya alam terbagi menjadi dua, termasuk sumber daya terbarukan dan juga sumber daya alam yang tidak terbarukan. Konservasi adalah cara yang baik untuk berpartisipasi dalam membantu melestarikan sumber daya alam yang terbarukan.

8. Menciptakan Perencanaan Kota yang Baik
Perencanaan dan juga pengelolaan perencanaan kota yang baik harus melalui pertimbangan cermat sehingga hasilnya bisa lebih maksimal dan maksimal. Selanjutnya, dapat mengurangi dampak buruk yang mungkin terjadi tanpa pihak yang dirugikan selama proses implementasi berlangsung. Terciptanya perencanaan kota yang baik akan menggunakan AMDAL.

9. Melakukan Kegiatan Reboisasi
Reboisasi atau nama biologi reboisasi merupakan salah satu solusi tepat untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan menjaga kelestarian lingkungan. Untuk melakukan penghijauan harus memperhatikan cara dan teknik yang benar untuk hasil yang baik. Berbagai jenis tanaman yang akan ditanam, harus dipelajari terlebih dahulu mengenai hal-hal yang berkaitan dengan karakteristiknya.

10. Membantu Membersihkan Pompa Feses
Sebelum cara terbarukan untuk membersihkan tempat penampungan tinja, pasti akan menghubungi penghisap wc yang bertugas menawarkan layanan sedot wc. Namun pemanfaatan layanan sedotif dirasakan kurang ramah terhadap kelestarian lingkungan sekitar. Karena jumlah tinja sudah tersedot, tahukah anda dimana kotorannya kemudian dibuang?

Jika kotoran yang terkumpul dibuang sembarangan, maka akan menimbulkan masalah baru serta pencemaran lingkungan. Melihat kendala yang ada, para ilmuwan akhirnya mulai bekerja keras untuk menemukan solusi terbaik guna membersihkan kotoran dengan memanfaatkan ilmu biologi.

Pada akhirnya ditemukan bakteri tertentu, yang ternyata bisa digunakan untuk menguraikan bangku dalam waktu singkat. Cara kerjanya adalah dengan meletakkan bibit bakteri ke tempat penampungan tinja secara langsung. Dengan demikian, kini tidak perlu lagi menggunakan layanan sedot wc.

Baca juga: Peran biologi bagi kehidupan beserta penjelasannya

10 Manfaat Biologi di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup | Sejuta Artikel | 4.5
%d blogger menyukai ini: